chapter · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

Namja Playboy vs Yeoja angel’s heart/part 2

Author: Shafira Yesung’Elf

Kategori: Chapter,  PG 16

Genre: Romance

Cast: Park Jiyeon

Yoo seung ho

Yoon shi yoon

Walaupun aku bukan seseorang yang kau cintai,

Tapi aku sangat bersyukur bisa mencintai seseorang seperti dirimu..

-Jiyeon pov

Aku menatap lama layar handphoneku. Tak ada sms satu pun dari Yoo seung ho. Kemana sebenarnya dia? Apakah begitu menyenangkan pergi bersama dengan teman-temannya itu? Padahal sekarang sudah pukul 7, dia sama sekali tidak mengabariku.

Jgrek. Seseorang membuka pintu kamarku, ternyata eonni ku, Kim so eun.

“ Waeyo, onnie?”tanyaku.

“ Ada seseorang namja yang datang mencarimu.”

Mwo?

Namja? Apakah Seung ho? Tapi itu tidak mungkin.

“ Nugu?”tanyaku penasaran.

“ Molla, kau lihat saja sendiri. Aku sedang banyak tugas Jiyeon.”lalu so eun onnie kembali kedalam kamarnya. Aku beranjak dari kamarku menuju keluar rumah. Aku kaget sekali melihat Seung ho yang datang .

“ Waeyo? Kenapa kau malah bengong menatapku sepeti itu?”tanyanya.

“ Anii, hanya kaget saja. Kenapa kau bisa ada disini? Bukannya kau..”belum sempat menyelesaikan perkataanku, dia sudah memotongnya terlebih dulu.

“ Pergi bersama dengan temanku? “tanyanya. Lalu aku mengangguk.

“ Sudah selesai, dan aku ingin pergi denganmu.”jawabnya.

“ Mwo? Pergi denganku?”tanyaku kaget.

“ Ne, apakah kau tak ingin pergi denganku? Yasudah aku pulang saja kalau begitu.” Sebelum sempat ia pergi aku langsung menahan tangannya.

“ Anii, jangan langsung pergi seperti itu.”ujarku, lalu menunduk malu. Dia tersenyum kemudian mengangkat wajahku.

“ kalau begitu ganti baju sana, kita pergi makan. Aku lapar nih.”

“ Makan? Memangnya tadi kau tidak makan bersama temanmu?”tanyaku keheranan.

“ Anii, makanya aku lapar sekali.”ujarnya sambil memegangi perutnya . Aku tertawa.

“ Baiklah, aku ganti baju dulu.”ujarku lalu kembali masuk kekamarku.

Setelah ganti baju, aku pergi menuju kekamar eonnie ku untuk berpamitan terlebih dahulu.

“ Eonnie..”panggilku . aku melihat So eun onnie sedang tiduran sambil mengerjakan tugasnya.

“ Wae?”tanyanya.

“ Aku pergi dulu ya, mau makan bersama temanku itu.”

“ Teman? “tanya nya dengan nada begitu penasaran.

“ Emm, Ne.”jawabku.

“ Ah aku rasa dia bukan hanya sekedar temanmu saja kan? Hayo mengaku..”ia merangkulku . lalu aku tersenyum malu.

“ Dia namjachinguku, eonnie.”jawabku, mengaku.

“ Aish~akhirnya saeng ku ini memiliki namjachingu juga !”

“ Aku pergi dulu, kasihan dia sudah kelaparan.”

“ Ne, hati-hati kau.Kajja,  Aku antar sampai teras .” lalu kami berjalan bersama-sama menuju teras depan. Seung ho sedang duduk, lalu dia berdiri ketika melihat aku dan eonniku.

“ Kajja.”ajakku ke Seung ho. Dia mengangguk.

“ Aish~ya !! Jiyeon~ah ! kau tak mengenalkanku dengan namjachingu mu itu dulu?”tanya So eun onnie. aku terkekeh. Lalu aku mengenalkan mereka berdua.

“ Seung ho, ini eonni ku, Kim so eun. Eonni, ini Seung ho, namjachingu ku.”

“ Annyeong, noona .” sapa Seung ho.

“ Ne, annyeong Seung ho-ssi. Wah kau tampan sekali , kenapa kau mau dengan saeng ku ini?”tanya nya, dan Seung ho hanya tertawa mendengar perkataan eonniku.

“ Ya!! Eonni jahat sekali, gini-gini kan aku adalah adikmu !”jawabku, lalu ngambek.

“ Kajja Jiyeon ~ah, kita pergi sekarang. Noona, kami pergi dulu ya. Annyeongghi haseyo.”ujar Seung ho.

“ Eonni, aku pergi dulu.”ujarku. Dia mengangguk sambil tersenyum.

“ Ne, Seung ho-ssi aku titip adikku ya. Kalau dia nakal, marahi saja dia !”ujar So eun eonni sambil tertawa. Lalu aku naik ke atas motor nya Seung ho yang sudah tidak asing lagi denganku.

Aku memberanikan diri memeluk pinggangnya dengan kedua tanganku. Dan kemudian motornya melaju dengan kencang.

Begitu hangat dan nyaman..

Itulah yang kini aku rasakan.

Tuhan, semoga hal ini bisa terus berlanjut hingga suatu hari nanti..

Kami sampai dipusat kota Seoul, kemudian dia memarkirkan motornya. Begitu ramai orang-orang yang berlalu lalan disekitar kami, dia menggandeng tanganku agar tidak terpisah darinya.

Deg

Lagi-lagi jantungku selalu berdegup seperti ini jika didekatnya.

Membuatku menjadi seorang yeoja yang beruntung sekali memilikinya.

-Jiyeon pov end

-Seung ho pov

Kami sampai disebuah restoran fastfood dipusat kota seuol. Kami duduk berhadapan. Aku memandang wajahnya tanpa ia sadari. Lalu dia tertawa. Senyumannya begitu manis.

Deg

Kenapa jantungku berdegup tidak karuan seperti ini ketika melihat senyumannya?

Aku baru tahu kalau dia ‘neomu yepopo’, tapi aku tidak mungkin menyukainya.

Aku sadar ini hanya perasaan sesaat saat bersamanya saja.

Pelayan restoran itu mengantarkan pesanan kami. Aku mulai melahap makananku, begitu juga dengan Jiyeon.

“ Kemana orang tua mu, Jiyeon~ah?”tanyaku, penasaran. Karena ketika aku berkunjung kerumahnya, hanya ada eonninya saja. Mungkin orang tuanya sedang pergi atau mungkin tidak tinggal bersama mereka. Tapi dia tidak langsung menjawab pertanyaanku, dia terdiam. Dan berhenti melahap makanannya. Wae? Apakah ada yang salah dengan pertanyaanku.

“ Mereka..”jawab Jiyeon perlahan.

“ Sudah meninggal ketika aku kelas 1 SMP.”lanjutnya lagi. dan kini raut wajahnya terlihat agak sedih.

“ Mianhaeyo, aku tidak bermaksud..”belum sempat menyelesaikan perkataanku, dia langsung memotongnya.

“ Gwenchanayo, hal itu sudah lama sekali, sekarang aku sudah kelas 2, dan aku baik-baik saja bersama dengan Eonniku, Seung ho-ssi.” Dia tersenyum lalu kembali melanjutkan melahap makanannya. Aku tahu sebenarnya dia hanya bersikap seolah-olah dia tegar didepanku, mungkin hatinya begitu sedih sekali.

Wae?

Kenapa aku malah memikirkannya begitu?

Aish~ baboya kau, seung ho !

-Seung ho pov end

-Jiyeon pov

Tepat pukul 9 malam, kami sudah sampai kembali didepan rumahku, rumah yang sudah lama kutinggali, yang penuh dengan kenangan bersama appa dan eomma. Karena pertanyaan Seung ho tadi ketika direstoran, aku kembali mengingat mereka. Kejadian 10 tahun yang lalau disaat detik-detik kematian mereka

Flashback

“ So eun , jaga adikmu ya, selama kami pergi tolong urusi dia, dan Jiyeon, jangan nakal selama kami tak ada. Dan jangan membuat pusing eonnimu.”ujar eomma menasehati aku dan So eun onnie.

“ Kalian jangan lama-lama perginya.”rengekku. lalu apa mengusap rambutku.

“ Jiyeon, kami hanya pergi seminggu, setelah itu kami akan pulang. Appa dan eomma janji.”aku mengangguk patuh.

Lalu mereka berdua masuk kedala mobil. Aku dan eonni melambai kearah mereka.

“ Hati-hati dirumah ya, sayang.”ujar eomma.

“ Kami akan segera pulang kok. Hanya menengok keadaan nenek saja.” Lalu mobil mereka perlahan-lahan jalan. Aku dan eonni masih berdiri diluar untuk melihat mereka, dan ketika berada ditikungan, sebuah truk melaju dengan sangat kencang, mobil appa dan eomma pun tertabrak hingga terbalik dan mengeluarkan sebuah api. Air mataku mengalir seketika, lalu kami berdua berlari menuju kesana. Dan aku melihat, wajah mereka penuh dengan darah, dan mereka meninggal saat itu juga.

Flashback end

“ Jiyeon~ah..”panggil Seung ho.

“ Jiyeon..”aku pun tersadar dari lamunanku.

“ Ne?”tanyaku.

“ Kau melamunkan apa? Dari tadi aku memanggilmu, tapi kau hanya diam saja. Gwenchanayo?”ujarnya.

“ Mianhae,aku baik-baik saja Seung ho-ssi.”jawabku.

“ Jeongmal?”tanyanya. lalu aku mengangguk.

“ Yasudah, aku pulang dulu kalau begitu.”

“ Ne.”jawabku . lalu ketika aku akan membuka helm, dia mendekatkna wajahnya ke arahku. Semakin lama wajahnya semakin mendekat.

Deg

Apakah dia ingin menciumku?tapi aku..

Aku menutupkan mataku, tapi dia tidak jadi menciumku. Lalu aku membuka mataku lagi, dan disaatku sedang lengah, tiba-tiba dia langsung menciumku. Chu~ . bibir hangatnya menyentuh bibirku.

Deg

First kissku..

Dia telah mengambilnya.

Mukaku terasa panas sekali.

Seung ho dengan perlahan melepaskan ciumannya. Lalu dia mengusap rambutku.

“ Aku pulang dulu ya, Jiyeon~ah.”ujarnya. aku mengangguk, belum sepenuhnya sadar dan masih kaget saat dia menciumku. Omona~jadi seperti ini yang namanya ciuman itu?

Rasanya seperti jantungku ingin lepas saja…

-Jiyeon pov end

-Seung ho pov

“ Aku pulang dulu ya, Jiyeon~ah.”ujarku. dia hanya mengangguk dan malah bengong. Aish~yeoja ini lucu sekali reaksinya ketika ku kisseu, jangan-jangan ini memang first kiss nya? Ya ampun, dasar polos sekali dia itu .

Setelah mengantar Jiyeon, aku langsung pergi ke sebuah club malam dipusat kota. Dong hwok sudah menungguku disana, dengan beberapa yeoja. Ku langkahkan kakiku masuk kedalam club yang masih sangat ramai walaupun sekarang sudah pukul 09.30, dan alunan musik terdengar begitu kencang . aku melihat temanku itu sudah duduk disalah satu kursi . dia melambaikan tangan kearahku. Aku tersenyum, lalu segera menghampirinya.

“ Hei Bro !”panggilnya. Aku duduk didepannya.

“ Sudah lamakah?”tanyaku dengan suara yang agak keras karena disini terlalu berisik sekali. Salah seorang yeoja duduk disampingku dan menuangkan segelas bir dan memberikannya kepadaku. Aku meminumnya.

“Sekitar sejam yang lalu. Kau pergi bersama dengan Jiyeon?”tanyanya, lalu aku mengangguk.

“ Hati-hati kau bisa menyukainya.”goda Dong hwok. Aku tertawa. Kemudian aku merangkul yeoja yang duduk disampingku itu.

“ Andwae. Terlalu polos, aku tidak suka yang seperti itu.”jawabku. Yeoja disampingku merangkul lenganku, aku hanya tersenyum dan membiarkannya merangkul lenganku.  Hanya bersenang-senang yang kupikirkan saat ini.

-Seung ho pov end

-Author pov

Keesokan harinya.

Jiyeon melangkahkan kakinya begitu semangat memasuki kelas. Ketika ia masuk kedalam kelas, senyumnya memudar ketika melihat Seung ho. Dia sedang memegang tangan salah satu teman sekelasnya, IU. Jiyeon pura-pura tidak melihat itu , dia tetap berjalan menuju kursinya berusaha menahan rasa kesalnya itu. Dia melihat Shin yoon sudah datang terlebih dulu.

“ Annyeong .”sapa Shin yoon. Jiyeon tersenyum.

“ Annyeong.”balasnya, kemudian duduk disamping Shin yoon.

“ Waeyo?”tanya Shin yoon yang melihat raut wajah Jiyeon sedikit bete.

“ Anio.. “jawab Jiyeon.

“ Sudah sarapan kah?”tanya Shin yoon. Kemudian Jiyeon menggeleng.

“ Eonniku bangun kesiangan, jadinya dia tidak sempat untuk membuat sarapan.”jawab Jiyeon memelas.

“ Kajja, kita ke kantin.”ajaknya sambil menggenggam tangan Jiyeon kemudian berjalan kekantin. Shin yoon menyadari kalau dia masih terus memegang tangan Jiyeon.

“ Mian.”ujar Shin yoon sambil melepaskan genggamannya.

“ Ah~ ne.”jawab Jiyeon.

“ Ingin makan apa?”tanyanya.

“ Molla, aku jadi bingung mau makan apa.”jawab Jiyeon.

“ Lebih baik kau beli roti saja, lagipula sarapan lebih enak dengan roti, Jiyeon~ah.”

“ Ah~ne. Kajja.”ajak Jiyeon kesalah satu kantin.

-Author pov end

-Jiyeon pov

Hari ini benar-benar membuatku kesal sekali. Seung ho sama sekali tidak menghampiriku ! dia terus-terusan bersama teman-temannya. Untungnya ada Shin yoon-ssi, jika tidak betapa bete nya aku dikelas .

Ketika bel pulang sekolah berbunyi aku langsung keluar kelas bersama Shin yoon-ssi. Seung ho masih dikelas bersama teman-temannya. Sekilas aku sempat melihat matanya memandang kearahku. Tapi tak kuhiraukan, dan aku tetap keluar kelas.

“ Mau pulang bersama ku?”tanya Shin yoon ketika kami sedang berjalan melewati lorong anak kelas 1.

“ Tidak usah Shin Yoon, aku naik bus saja.”jawabku.

“ Tapi..”

“ Bukannya aku tidak ingin, tapi aku tidak mau merepotkanmu. Mungkin lain kali.”

“ Jeongmal? Awas ya kau Jiyeon~ah, aku pegang kata-katamu itu !”

“ Nde.”jawabku. lalu kami tertawa bersama.

Setelah pamitan dengan Shin yoon, aku segera berjalan menuju halte yang ada didepan sekolah. ketika aku sedang duduk untuk menunggu bis, aku melihat Seung ho lewat didepanku dengan motornya, dan dia tidak sendiri. Dibelakangnya ada seorang yeoja, dan yeoja itu berpegangan dipinggang Seung ho.

“ Anii. Jangan menangis, Jiyeon~ah. Kau harus kuat, tidak boleh lemah..”batinku. dan sia-sia saja aku mengatakan itu, air mataku tetap ingin mengalir dan tak bisa kutahan lagi.

Tbc..

Gimana, masih mau lanjut gak?? Kalo mau di KOMEN yaaa, jangan jadi SILENT READERS🙂

19 thoughts on “Namja Playboy vs Yeoja angel’s heart/part 2

  1. yaaa, , seung ho tga bgt sih !!!?? Ji Yeon sbar ea ?? dah sLingkuh za 5 shi yoon . . . sLingkuh hrus d bLz dg sLingkuh !!! *ngjrin yg g bner nih. . .*
    hehehehe

  2. yaaa, , seung ho tga bgt sih !!!?? Ji Yeon sbar ea ?? dah sLingkuh za 5 shi yoon . . . sLingkuh hrus d bLz dg sLingkuh !!! *ngjrin yg g bner nih. . ./ tu hnYa prinsip q z . .*
    hehehehe

    1. kayak nya cerita ini ter-inspirasi dari video clip nya t-ara ya? yg judulnya lies kalo gak salah, tapi keren kok..
      jadi makin suka sam seng hoo, and jiyeon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s