fanfiction · PG 16 · Romance · Sad · three shoot

~Only You~part 2

Author: Shafira Yesung’Elf/ Shafira surya

Kategori: Three shoot,  PG 15

Genre: Romance

Cast:  Lee ji eun as IU

Jang Wooyoung as Wooyoung

Park Jiyeon as Jiyeon

Yoo seung ho as Seung ho

-IU pov

Aku sebenarnya agak iri dengan temanku, Jiyeon. Aku merasa Wooyoung menyukainya. Sebenarnya wajar saja jika Wooyoung menyukai Jiyeon, Jiyeon itu yeoja yang begitu baik, cantik, ramah dan dia anak yang mudah dalam bergaul. Berbeda jauh sekali denganku.

“ Ya! IU-ssi, kenapa kau malah melamun?”tanya Jiyeon yang membuyarkan lamunanku dan tersadar kalau kami sekarang berada dikantin.

“ Mian, hanya memikirkan konsep untuk laguku nanti, Jiyeon~ah..”jawabku berbohong.

“ Gwenchana IU-ssi. Tapi bisakah aku mendengarkan lagu barumu itu? Aku suka sekali dengan semua lagu buatanmu.”

“ Jeongmal?”tanyaku.

“ Ne, aku suka sekali.”jawabnya.

“ Baiklah, nanti aku akan mendengarkannya padamu, Jiyeon~ah. Kajja kita kembali kekelas.”ajakku.

-IU pov end

-Jiyeon pov

Sejujurnya aku sangat yakin kalau Seung ho menyukai IU. Tapi biarlah aku terus mengagguminya diam-diam, aku tak mau persahabatanku dengan IU harus kandas hanya karena seorang namja.

Aku melihat Jang Wooyong sedang menatap IU dan Seung ho dari kejauhan. Mereka sedang bernyanyi bersama. Aku sangat sedih melihatnya, tapi ada sesuatu hal yang aku tahu. Sepertinya Wooyoung menyukai IU.

“ Ya! Wooyoung-ssi !”aku mengagetinya.

“Ya!Jiyeon~ah kau jangan teriak seperti ini, bikin aku kaget saja.”aku hanya tertawa melihat reaksinya itu.

“ Mian.hehe. kau sedang apa?”tanyaku.

“ Anii, hanya jalan-jalan saja. “jawabnya.

“ Jeongmal?aku rasa bukan.”

“ Mwo?”

“ Kau menyukainya kan?”tanyaku .

“ Nugu?”tanyanya lagi yang masih tidak mengerti dengan pertanyaanku.

“ Kau menyukai IU kan?”

“ Mwo? Tahu dari mana kau tentang itu? Aku tidak menyukainya.”jawabnya berbohong.

“ Aku tahu kalau kau menyukainya . Aku bisa melihat semua itu dari tingkahmu. Kemarin ketika kau meminjam buku pr ku, aku tahu sebenarnya kau sedang cemburu melihat Seung ho dengan IU, ia kan?”tanyaku.

“ Anii, kau salah.”ujarnya.

“ Ya!! Kau jangan berbohong lagi, aku tahu benar kalau kau menyukainya.”

“ Lalu memangnya kenapa kalau aku suka dengan IU? Kau akan memberitahu padanya”tanyanya lagi.

“ Anii, kau tenang saja Wooyoung-ssi. Aku tidak akan berbuat setega itu. Kenapa kau tidak menembak saja? Kalian kan sudah berteman lama. “tanyaku.

“ Andwae, aku tidak mau. Aku takut pertemanan kami malah hancur, Jiyeon~ah. Aku lebih senang jika terus berada disampingnya saja.”

“ Kau sama denganku Wooyoung-ssi. Sebenarnya aku sudah lama menyukai Seung ho, dan aku tahu benar kalo Seung ho dari dulu menyukai IU. Dan aku hanya bisa memendam perasaan ini .”

“ Mwo? Kau menyukai namja tengik itu?”tanyanya kaget, dan mendengar ia mengatai Seung ho ‘tengik’ spontan aku langsung marah.

“ Ya!! Jangan panggil ia namja tengik !”

“ Hahahaha, mian mian. Aku hanya sebal sekali melihatnya mendekati IU.”kini kami berdua tertawa bersama.

“ Jiyeon~ah, jangan beritahu IU tentang hal ini. jika waktunya sudah tiba, aku akan menyatakannya.”ujarnya, lalu aku mengangguk.

“ Ne, tenang saja , aku akan merahasiakannya. Kajja kita kembali kekelas saja.”ajakku lalu kami berjalan bersama-sama menuju kelas .

-Jiyeon pov end

-IU pov

Aku melihat mereka berdua. Jiyeon dan Wooyoung. Mereka sedang duduk dibawah pohon itu. Apa yang mereka lakukan? Mengapa mereka tertawa bersama seperti itu?

“ IU ?”panggil Seung ho.

“ Ne? Aah~mian Seung ho-ssi. “

“ Ne, gwenchanayo.. Kau sedang memikirkan apa?”tanyanya.

“ Emm, aku hanya memikirkan lirik untuk laguku tadi.”jawabku berbohong.

“ Jeongmal? Tapi mengapa tatapan mu begitu sedih tadi?”tanyanya lagi.

“ Gwehanayo Seung ho-ssi, sungguh.”

“ Baiklah kalau begitu.”jawab Seung ho yang kini menyerah untuk kembali meyakinkan.

*Sepulang Sekolah*

“ Annyeong Jiyeon~ah..”

“ Ne, annyeong IU-ssi, ya !! Wooyoung-ssi, kau jangan bawa motornya ngebut-ngebut ! awas jika terjadi sesuatu terhadap IU !”ujar Jiyeon yang memarahi Wooyoung. Aku tertawa melihat tingkahnya itu.

“ Aish~kau bawel sekali !”jawab Wooyoung , lalu ia menghidupkan mesin motornya dan semenit kemudian kami sudah meninggalkan sekolah.

“ Wooyoung-ssi.”panggilku.

“ Wae?”tanyanya.

“ Anii, jiyeon itu manis sekali ya?”tanyaku berusaha memastikan.

“ Hemm, ya lumayanlah. Waeyo?”

“ Anii, hanya bertanya saja.”jawabku.

“ Tadi kau sedang apa dengan Seung ho?”

“ Kapan?”tanyanya.

“ saat istirahat tadi.”jawabnya.

“ Oh itu, hanya mendiskusikan mengenai lagu buatanku. Waeyo Wooyoung-ssi?”tanyaku berharap jika dia cemburu.

“ Anii, soalnya Jiyeon~ah mencari-carimu.”jawabnya, seketika aku menjadi kecewa mendengarnya. Lagi-lagi jiyeon yang selalu ia pikirkan. Tidak sadarkah kalau aku begitu menyukaimu, Wooyoung-ssi?

-IU pov end

-Jiyeon pov

Deg.

Aku melihatnya..

Dia berjalan kearahku..

Dan semakin lama ia semakin mendekat

Omona~dia tersenyum kearahku..

“ Jiyeon-ssi.”panggil Seung ho.aku membalas senyumannya.

“ Ne, waeyo seungho-ssi?”tanyaku.

“ Apa kau melihat IU?”tanyanya yang spontan langsung membuatku begitu sedih melihatnya yang terus-terusan memikirkan IU.

“ Dia sudah pulang bersama Wooyoung.”jawabku .

“ Aigoo~, oh iya aku ingin memberikan sebuah hadiah kepada IU, apa kau mau menemaniku?”tanyanya. aku terdiam, sejujurnya aku ingin sekali pergi bersamanya, tapi aku..

“ Jika kau tak mau, tak apa-apa. Aku tak akan memaksamu kok.”

“ Baiklah, aku akan menemanimu.”jawabku.

“ Jeogmal? Wah kau baik sekali Jiyeon, nanti aku akan membelikanmu Es krim deh. Kajja, kita pergi sekarang.” Lalu aku mengangguk dan berjalan mengikutinya menuju parkiran. Aku naik keatas motornya dan berpegangan dipingangganya.

“ Kau sudah siap? Kita berangkat sekarang !”

Aku tahu hal ini hanya terjadi begitu sebentar saja didalam hidupku, tapi aku sangat bahagia sekarang ini. Mianhaeyo IU, tapi izinkan aku merasakan kebahagian ini, hanya sebentar saja. Aku begitu menyukainya, hanya ini yang bisa kulakukan.

“ Jiyeon-ssi, menurutmu aku harus memberikan apa?”tanya Seung ho ketika kami sudah sampai di Hyundai departement store.

“ Apa ya?”aku berpikir sejenak sambil melihat ke sekitar.

Bagaimana kalau sebuah boneka beruang itu?”aku menunjuk salah satu boneka beruang berukuran sedang, dia mengenakan baju yang dipakai seorang ballerina. Aku sangat menyukai boneka beruang , dan aku tersadar kalau boneka itu bukan untukku, melainkan untuk IU.

“ Sangat bagus sekali. baiklah kita beli itu saja.” Ujar Seung ho yang segera meraih boneka itu dari tempatnya.

Sejujurnya Aku ingin boneka beruang itu. Sangat ingin. Tapi boneka itu akan diberikan untuk IU bukan untukku. “ IU, kau sangat beruntung sekali.”batinku.

-Jiyeon pov end

Tbc.. gimana ? bagus gak? Hayoo KOMEN doong, jangan jadi SILENT READERS yaa..

6 thoughts on “~Only You~part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s