chapter · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

FF: LIES/part 1

Author: Shafira Yesung’Elf/ shafira surya

Ide cerita : Shafira & Asma Afifah

Kategori: Chapter,  PG 15

Genre: Romance, Sad

Cast: Jiyeon T-ara as Park Jiyeon

Yoo seung ho as Yoo seung ho

            Siwon SuJu as Choi Siwon

 

 

-Jiyeon pov

            “ Aku akan kuliah di Amerika, Jiyeon-ssi.”ujar Seung ho, dia adalah namjachinguku, kami sudah jadian selama 1 tahun. Aku hanya terdiam mendengar kata-katanya itu. Seakan tidak percaya dengan apa yang barusan aku dengar.

            “ Kenapa kau hanya diam? Apa kau suka aku pergi ke Amerika?”tanyanya.

            “ Kenapa kau harus kuliah disana?”tanyaku dengan nada suara yang parau.

            “ Mianhae, appa pindah kerja disana, dan kami semua harus ikut kesana. Jeongmal mianhaeyo.”ia menunduk menyesal.

            “ Kapan kau akan pergi?”tanyaku.

            “ 3 hari lagi.”jawabnya.

            “ Mwo? Secepat itukah kau harus pergi?”tanyaku yang kini semakin sedih mendengarnya.

            “ Sebenarnya aku sudah mengetahui ini semenjak sebulan yang lalu, tapi aku tidak berani untuk mengatakan ini kepadamu Jiyeon-ssi. Mianhaeyo, ini semua salahku.”kini air mataku mengalir karena kesedihan yang aku rasakan.

            “ Lalu berapa lama kau akan tinggal disana?”tanyaku.

            “ Mianhae, aku tidak tahu sampai kapan, yang pasti aku akan kembali kepadamu Jiyeon~ssi.”dia meyakinkanku dengan tatapan lembutnya.

            “ Baiklah, aku akan menunggumu Seung ho-ssi. Kau belajarlah yang rajin disana, suatu saat nanti kita pasti akan bersama kembali.”ujarku yang berusaha untuk tegar dan segera menghapus air mata yang mengalir dipipiku.

3 tahun kemudian…

            Aku menunggunya. Selalu menunggu kedatangannya, tapi kini sudah 3 tahun berlalu, dan tidak ada kabar darinya. Apakah kini dia sudah melupakan ku dan menemukan yeoja lain disana? Tahukah dia kalau aku begitu sedih disini, menunggu suatu kepastian yang tak kunjung juga datang menghampiriku.

            Namaku Park Jiyeon, umurku 20 tahun. Aku adalah mahasiswa jurusan Seni di seoul art university. Aku tinggal bersama appa dan eomma. Seharusnya sih juga bersama Hyomin eonnie, tapi dia sekarang tinggal bersama suaminya di Busan. Aku mempunyai seorang namjachingu, namanya Seung ho. Kini dia sedang tinggal di Amerika sejak 3 tahun yang lalu, kini dia belum kembali ke korea dan aku sama sekali tidak mendapatkan kabar darinya.

            “ Jiyeon~ah, ayo makan, sarapan telah siap.”ujar eommaku yang meneriakiku  dari lantai bawah.

            “ Ne eomma, aku segera turun.”jawabku lalu aku segera turun dan pergi menuju ruang makan. Apaa dan eomma sudah duduk dikursi mereka masing-masing.

            “ Wah, sepertinya enak sekali.”ujarku yang begitu tergiur dengan aroma bubur yang dibuat oleh eomma.

            “ Jiyeon, sebenarnya ada yang ingin kami bicarakan.”ujar apaa dengan wajah yang sedikit serius.

            “ Apa?”tanyaku sambil memasukan sesendok bubur kedalam mulutku.

            “ Perusahaan appa terancam bangkrut.”ujarnya dan membuat aku begitu kaget mendengarnya .

            “ Bangkrut?”tanyaku kepada appa dan eomma, kini eomma hanya menunduk sedih.

            “ Ne, pihak customer membatalkan semua proyek besar yang telah  kami buat, dan pembatalan itu sangat merugikan perusahaan appa, Jiyeon~ah. Perusahaan benar-benar kekurangan dana saat ini. dan hanya ada satu cara untuk mengembalikan kondisi perusahaan seperti semula.”

            “ Apa appa? Itu sebuah berita yang sangat bagus!”tanyaku yang begitu semangat mendengar ada sebuah cara untuk mengatasi kebangkrutan appa.

            “ Ayah memiliki seorang sahabat, dia pemilik perusahaan Hyundai di Korea ini.”ujarnya.

            “ Lalu?”tanyaku bersemangat.

            “ Jika dia mau bekerja sama dengan perusahaan appa, perusahaan appa akan kembali kekondisi awal.”

            “  Yasudah, kalau begitu appa bekerja sama saja dengannya, dan perusahaan akan kembali seperti semula lagi.”ujarku menyarankan.

            “ Tapi ada sebuah kontrak yang harus terjadi.”ia menambahi.

            “ Apa itu?”tanyaku penasaran.

            “ Jika kau mau menikah dengan anaknya, maka kerja sama ini akan terjadi, nak.”ujarnya dengan wajah yang merasa bersalah. Aku terdiam, masih kaget dengan apa yang appa katakan barusan.

            “ Me.. Menikah?! ”tanyaku dengan nada yang keras karena begitu kaget mendengarnya.

            “ Mianhae, Jiyeon..”ujar eomma yang kini menangis.

            “ Tapi kenapa aku yang harus dikorbankan?”tanyaku yang kini begitu terpukul sekali.

            “ Kami tidak mengorbankanmu, tapi kami hanya..”

            “ Menjualku pada mereka kan appa?”tanyaku yang kini sudah benar-benar marah sekali. Tega sekali mereka akan menjodohkan ku hanya demi perusahaan.

            “ Anii, bukan seperti itu. Kami sama sekali tak bermaksud menjualmu Jiyeon. Lagi pula sahabat appa adalah orang terpandang, dan anak mereka sangat terdidik sekali. Sangat bagus sekali jika kau memiliki suami seperti dia.”

            “ Aku tidak peduli dengan semua itu, appa. Lagipula aku sudah memiliki namjachingu. Dan aku bisa menentukan sendiri siapa yang berhak menjadi suamiku kelak !”ujarku yang tetap bersikeras untuk menolak perjodohan itu.

            “ Tapi namjamu itu sama sekali tidak memberimu kabar setelah 3 tahun ini kan, park jiyeon? Lupakan lah dia, appa rasa dia juga sudah melupakanmu.”

            “ Mianhae appa, aku benar-benar tidak bisa.”ujarku lalu segera meninggalkan ruang makan, namun appa segera menahanku.

            “ Appa mohon..”tiba-tiba dia langsung berlutut didepanku sambil menangis.

            “ Hanya kau yang bisa menolong perusahaan, dan jika kau belum siap dengan pernikahan, kita bisa melakukan pertunangan terlebih dulu. Appa mohon dengan sangat Jiyeon~ah..”ia memohon-mohon denganku dan membuat hatiku terasa sakit melihatnya seperti itu. Aku segera menyuruhnya  untuk berdiri.

            “ Baiklah, aku akan menerima perjodohan itu. Tapi aku belum ingin dengan pernikahan itu, lebih baik pertunangan terlebih dulu.”ujarku yang kini sudah pasrah untuk menerima keputusan itu.

            “ Jeongmal?”tanyanya lalu aku mengangguk. Dia terlihat begitu senang sekali dan begitu juga dengan eomma. Tapi apakah ini sebuah keputusan yang tepat ? Andai Seung ho ada disini, aku tidak akan pernah memilih ini sebagai takdir hidupku.

-Jiyeon pov end

-Siwon pov
            Sebenarnya ada apa? Mengapa appa tiba-tiba menyuruhku untuk datang ke ruang kerjanya? Setahuku kondisi perusahaan sedang dalam kondisi yang baik, tapi mengapa dia menyuruhku untuk kesana? Apakah ada sesuatu yang lebih penting dibandingkan dengan perusahaan?

            Tok tok tok

            “ Masuk.”ujar appa dari dalam. Lalu aku membuka pintu yang ada didepanku dengan perlahan. Aku melihat appa sedang duduk di meja kerjanya. Aku segera menghampirinya dan duduk tepat didepannya.

            “ Ada apa appa? Apa ada sesuatu yang gawat?”tanyaku. lalu dia tertawa yang kini semakin membuatku bingung.

            “ Anii, tidak ada yang gawat. Perusahaan sedang dalam kondisi yang baik, itu juga berkat usahamu.”jawabnya.

            “ Lalu mengapa aku disuruh datang kesini?”tanyaku.

            “ Sebenarnya begini, appa ingin menjodohkanmu dengan anaknya dari sahabat appa. Perusahaan mereka sedang dilanda krisis, dan appa akan membantu perusahaan mereka, jika mereka mau menjodohkan puteri mereka dengan kamu.”

            Mwo? Menjodohkan?

            “ Waeyo? Kenapa harus dengan sebuah perjodohan ?”tanyaku yang merasa tidak setuju dengan keputusan yang appa buat.

            “ Karena sampai sekarang kau sama sekali tidak memiliki pacar. Sadarkah kalau umurmu sekarang sudah 25? Sampai kapan kau akan terus-terusan seperti ini? Appa lakukan ini semuanya demi kebaikan kamu. Appa tidak ingin kamu terlalu terobsesi dengan pekerjaanmu itu. Kau membutuhkan seorang yeoja disampingmu.”

            “ Tapi aku memiliki kriteria untuk yeojaku, dan aku tidak ingin orang lain menentukannya. Mianhae appa..”

            “ Lebih baik kau lihat saja dulu orangnya, appa sangat yakin dia orang yang sangat tepat untuk kamu, Siwon. Lagipula kita tidak langsung melaksanakan pernikahan, pihak mereka meminta untuk melangsungkan pertunangan terlebih dulu. Jadi kalian memiliki waktu untuk saling kenal satu sama lain.”ujar appa, lalu akhirnya dengan sangat terpaksa aku mengangguk setuju.

-Siwon pov end

-Jiyeon pov

            Kini penderitaan didalam hidupku belum juga berakhir. Malam ini anak dari keluarga Choi akan datang kerumah untuk mengajakku dinner diluar. Sejujurnya aku sangat enggan sekali, tapi appa tetap bersikeras agar aku pergi dengannya dan lagi-lagi dengan sangat terpaksa aku menyetujuinya.

            Namja yang bernama Siwon itu datang tepat pukul 7 malam. Sejujurnya dia sangat tampan, dengan mengenakan jas hitam dia terlihat begitu keren sekali. Tapi tetap saja aku tidak menyukainya !

            “ Annyeong haseyo, ahjussi, dan ahjumma park. Annyeong Jiyeon.”ujarnya yang menyapa aku, eomma dan appa.

            “ Annyeong Siwon-ssi, aigoo~kau terlihat tampan sekali.”ujar eomma yang memujinya dan membuatku tambah kesal.

            “ Ne, kau benar Jagi, dia mirip sekali dengan appanya.”kini appa juga ikut-ikutan memujinya.

            “ Kamsahamnida ahjussi, ahjumma. Jiyeon~ah, beraangkat sekarang?”tanyanya.

            “ Ne.”jawabku dengan seadanya saja.

            “ Baiklah ahjussi, ahjumma Park, aku pergi dulu dengan Jiyeon, aku janji tidak akan membawanya hingga larut malam.”ujar siwon dengan begitu sopan.

            “ Ne, bersenang-senanglah kalian.”ujar appa yang sangat senang sekali melihat Siwon, entah apa yang ia pikirkan mengenai namja itu.

            Aku masuk kedalam mobilnya yang begitu mewah sekali, aku sempat terkejut sekali ketika masuk dan melihat isi didalam mobilnya.begitu rapi, wangi dan terlihat mewah sekali. Benar-benar tipe orang yang sangat elegan.

            “ Annyeong Jiyeon, apa kau sudah tau namaku?”tanyanya yang kini mulai berbasa-basi untuk memulai topik pembicaraan.

            “ Ne, namamu Siwon kan, appa sudah memberitahukannya padaku.”jawabku dengan nada yang sangat ketus sekali.

            “ Mianhae, pasti kau sangat tidak setuju sekali dengan perjodohan ini.”ujarnya yang mulai merasa tidak nyaman dengan sikapku.

            “ Sangat. Sejujurnya aku sama sekali tak ingin mengikuti perjodohan ini, hanya karena demi appa , aku menyetujui ini semua.”ujarku tanpa merasa bersalah.

            “ Oh seperti itu.. mian ini semua keputusan appaku.”ujarnya dengan nada yang masih sama seperti sebelumnya.

            “ Dengar ya, perjodohan ini hanya kuanggap sebagai suatu kebohongan, jadi kau tidak usah repot-repot untuk serius menanggapi perjodohan ini, Siwon-ssi!”

Tbc…. Akhirnya project ff ini keluar juga part 1 nya, gimana bagus gak?? Di KOMEN yaaa readers, jangan jadi SILENT READERS, please..🙂

33 thoughts on “FF: LIES/part 1

  1. wahh bagus daebak….

    tapi da suatu yg janggal dri castnya, kyanya siwon kurang pantes gtu dehh bareng sma jiyeon. Aku suka saat jiyeon sma seung ho, minho SHINee, yoseon BEAST, and Thunder MBLAQ, klo sma siwon kurang suka… mian ya..

    tapi aku tetep suka kok dengan FFnya

    1. gomawo buat komennya🙂
      mianhae, tapi aku milih siwon karena menurut aku memang dia pantes buat jadi sesosok namja yang begitu elegan, dan benar-benar terkesan seperti anak orang kaya🙂

      1. gk apa2 kok, ni kan FF kmu jdi trserah kmu. Tpi aku tetep suka sma FFnya jdi inget MV Lies t-ara, aduhhh seneng dehh liat YeonHo *tutup muka*🙂

  2. bagus..tapi agak kurang realistis, karna appa siwon seharusnya terkesan dulu sm jiyeon, baru jodohin ke anaknya (alasan perjodohan kurang kuat cuma karna mau nolongin appa jiyeon dan karna siwon blom punya pacar)

    hahahahahahaha ( keren kan komen gue!!!!!! )😛

  3. annyeong, ananda imnida .. suka banget sama park ji yeon gak thorr (well, bingung harus panggil apa ._.v) ? fotonya di web mu baguuus deh dapet dari mana *oke ini melenceng dari ff . 4 jempol deh buat ff ini , lanjut ke next chapter yaa😉

  4. bagus kok aku setuju ma admin siwon emang cocok sama peran elegan. Eh kapan 2 bikin kyuyon couple ya.

    Tapi jangan lupa terus nih ff aku tunggu gak pakai lama

    Admin daebakkkk…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s