chapter · PG 16 · Romance · Sad

Lies/part 4

Author: Shafira Yesung’Elf/ shafira surya

Ide cerita : Shafira & Asma Afifah

Kategori: Chapter,  PG 15

Genre: Romance, Sad

Cast: Jiyeon T-ara as Park Jiyeon

Yoo seung ho as Yoo seung ho

            Siwon SuJu as Choi Siwon

 

-Jiyeon pov

            Aku terus-terusan memikirkan Siwon. Mengapa dia begitu menghindariku? Bahkan ketika aku menelponnya, dia sama sekali tidak mengangkatnya. Apa dia benar-benar marah denganku? bagaimana jika dia membatalkan pertunangan kami? Bukankah itu yang sangat ku harapkan? Tapi , mengapa hati ini merasa sedih?

            “ Jagi..”seseorang memanggilku.

            “ Jagi..”suara itu mengulangi lagi.

            “ Jiyeon~ah.”tiba-tiba wajah Seung ho sudah ada didepan wajahku. Aku tersadar dari lamunanku. Aku baru ingat kalau aku sedang dinner bersama Seung ho.

            “ Gwenchana?”tanyanya.

            “ Umm, ne.”jawabku.

            “ Jeongmal? tapi sepertinya kau sedang ada masalah. Ceritakan padaku.”ia memohon.

            “ Anio, aku baik-baik saja, Seung ho~ah.”jawabku, berbohong.

            Tepat pukul 8 malam, aku sudah sampai dirumah. Aku melihat Ahjumma Choi dan ahjussi Choi sedang mengobrol bersama diruang keluarga. Tapi tidak ada Siwon disana.

            “  Jiyeon, kamu habis dari mana sayang?”tanya ahjumma Choi.

            “ Aku habis pergi bersama dengan teman-temanku, ahjumma.”jawabku, lagi-lagi berbohong.

            “  Apa kau tahu Siwon kemana?”tanya ahjussi Choi.

            “ Anii, dia sama sekali tidak memberiku kabar.”

            “ Kemana anak itu? benar-benar aneh sekali sikapnya akhir-akhir ini.”ujar ahjussi Choi.

            “ Kalau begitu , aku akan mencoba untuk menghubunginya lagi.”jawabku, lalu segera pergi kekamarku.

            Aku kembali menghubungi hpnya, tapi lagi-lagi dia tidak mengangkat telponku. Kemana sebenarnya dia? Dan apa yang sedang dia lakukan sekarang?

            Aku mencoba untuk menunggunya didepan kamarnya. Setelah sekian lama menunggu, membuatku sedikit mengantuk. Dan akhirnya aku terlelap didepan pintu kamar Siwon yang tertutup.

            Setelah cukup lama terlelap, aku mendengar seperti ada seseorang yang memanggil-manggil namaku.

            “ Jiyeon!”

            “ Ya! Park Jiyeon!”

            Aku membuka mataku perlahan-lahan dan aku melihat Siwon sudah berdiri didepanku. Aku menatap kearahnya.

            “ Apa yang kau lakukan didepan kamarku? “tanyanya, dingin. Lalu aku segera berdiri, dan berhadapan dengannya.

            “ Mian, karena mengantuk saat menunggumu, aku jadi ketiduran.”jawabku.

            “ Menungguku? Untuk apa?”

            “ Ya ! bisakah kau bertanya dengan nada yang tidak ketus seperti itu?!”tanyaku, marah.

            “ Sudahlah, aku lelah. Aku ingin tidur!” dia berusaha untuk masuk kedalam kamarnya, tapi aku menghalanginya.

            “ Apa lagi?!”tanyanya, galak.

            “ Jebal, dengarkan aku dulu. Aku tahu perkataanku semalam benar-benar sangat tidak pantas sekali. karena itulah, maafkan aku. “aku memohon padanya. Tapi dia hanya diam, lalu kembali masuk kekamarnya.

            “ Mianhaeyo..”ujarku pelan ketika dia sudah masuk. Lalu aku memutuskan untuk kembali kekamarku.

-jiyeon pov end

-Siwon pov

            Sudah berkali-kali jiyeon menelponku, tapi aku sama sekali tidak menghiraukannya. Dan bahkan aku sengaja pulang larut malam, agar aku tidak bertemu dengannya. Jika aku melihatnya, hanya akan mengingatkanku saat dia berciuman dengan namja lain. Dan itu benar-benar membuatku sakit.

            Waktu sudah menunjukan pukul setengah 11 malam ketika aku sampai dirumah. Dan keheningan yang aku dapatkan ketika aku masuk kedalam rumah. Semua sudah tidur, dan aku rasa Jiyeon pun sudah tidur.

            Aku naik ke lantai 2 menuju kekamarku. Aku melihat Jiyeon tertidur didepan kamarku. Dan dia terlihat begitu lelah sekali. Aneh.

“Apa yang ia lakukan disana?”gumamku. lalu aku mendekat kearahnya.

“Jiyeon !”panggilku. namun dia masih terlelap.

“Ya !Park Jiyeon!”aku memanggilnya lagi. Dan dia terbangun mendengar suaraku.

“Apa yang kau lakukan didepan kamarku?”tanyaku, dingin.

“Mian, karena mengantuk saat menunggumu, aku jadi ketiduran.”

“ Menugguku?”tanyaku dalam hati.

“ Menungguku? Untuk apa?”tanyaku .

“ Ya ! Bisakah kau bertanya dengan nada tidak ketus seperti itu?!”tanyanya, yang kini marah karena sikapku.

“ Sudahlah, aku lelah. Aku ingin tidur !”jawabku, lalu berusaha untuk masuk kekamarku. Tapi dia menahanku.

“Apa lagi?!”tanyaku, galak.

“ Jebal, dengarkan aku dulu. Aku tahu perkataanku semalam benar-benar tidak pantas sekali. karena itulah, maafkan aku.”ujarnya, aku terdiam. Aku tidak tahu harus berkata apa. Lalu aku meninggalkannya dan berjalan masuk kekamarku.

“ Mian, Jiyeon~ah.”ujarku dalam hati.

-Siwon po

-Seung ho

            Hari ini aku pergi bertemu dengan Hye Jin, dia baru datang dari Amerika. Ya, dia adalah yeojachinguku. Kami bertemu saat di Amerika, dia juga orang Korea, sama sepertiku.

            Sejujurnya aku sangat mencintai Jiyeon, tapi begitu juga dengan Hye jin. Saat di Amerika, aku benar-benar kesepian tanpa seorang yeojachingu, dan disaat itulah Hye jin datang. Dia membuat hari-hariku menjadi lebih berwarna.

            “ Seobang.”panggil Hye jin yang membuatku tersadar dari lamunanku.

            “ Ah, kau sudah datang.”ujarku, tersenyum kearahnya.

            “ Apa kau sudah menunggu lama?”tanya Hye jin.

            “ Anii, baru 15 menit yang lalu. Kajja, kita pergi.”ajakku sambil menggandeng tangannya.

            “ Kita mau kemana?”tanyanya.

            “ Kau akan tahu nanti.”dia tersenyum kearahku.

-Seung ho pov

-Siwon pov

            Aku pergi ke daerah Itaewon untuk makan siang disana. Aku memesan sebuah Kimbab. Lalu tak lama kemudian pesananku datang. Tiba-tiba pandanganku mengarah pada seorang namja yang duduk tidak jauh dari tempat dudukku. Aku seperti mengenali namja itu. tapi dimana?Ah ! aku ingat, dia adalah namjachingunya Jiyeon. Tapi, sedang apa dia disini? Apakah dia sedang menunggu Jiyeon?

            Aku melihat seorang yeoja berjalan kearahnya. Dan yeoja itu memanggil namja itu dengan panggilan seobang. Tunggu, bukankah Jiyeon dan namja itu pacaran? Tapi mengapa dia bersama dengan yeoja lain?

            Lalu tak lama kemudian, namja itu pergi dan menggandeng tangan yeoja itu dengan begitu mesra. Benar-benar tidak bisa dipercaya!

-Siwon pov end

-Jiyeon pov

            Hari ini setelah kuliah, aku dan ahjumma Choi pergi berjalan-jalan. Benar-benar menyenangkan sekali. Saat pergi bersamanya bagaikan seorang anak dan ibunya. Dan dia begitu mengerti aku.

            Ketika kami sampai dirumah, ahjussi Choi sedang mengobrol dengan Siwon diruang keluarga. Kami menghampiri mereka.

            “ Sepertinya kalian berbelanja banyak sekali?”tanya ahjussi Choi.

            “ Ne, jagi. Aku membeli sebuah baju baru, dan hampir semua baju yang kubeli Jiyeon yang memilihkannya untukku.”jawab ahjumma Choi.

            “ Jeongmal? Senang sekali bisa melihat kedekatan kalian seperti ini.”ujar ahjussi Choi.

            “ Jiyeon, bisakah kita keatas? Ada yang ingin kubicarakan.”ujar Siwon kepadaku. Lalu aku mengangguk dan berjalan mengikutinya dari belakang.

            “ Ada apa?”aku memulai berbicara.

            “ Namjachingumu, dia selingkuh.”ujar Siwon yang langsung to the point. Dan membuatku kaget.           
            “ Mwo ? Selingkuh?”

            “ Ne, aku melihatnya sendiri!’’jawab Siwon. Lalu aku memukul kepalanya.

            “ Ya! Dasar kau gila !kemarin kau memarahiku dan sekarang kau bilang padaku kalau namjachinguku selingkuh ! apa ini cara yang kau pakai agar pertunangan ini tetap berlanjut?!”aku membentaknya.

            “ Terserah kau mau percaya atau tidak! Kau ini memang keras kepala sekali ! “ujarnya, lalu masuk kedalam kamarnya

            “ Benarkah apa yang dikatakannya?”tanyaku dalam hati.

-Jiyeon pov end

-Author pov

            Pagi-pagi sekali Jiyeon menelpon Seung ho. Namun, Hpnya tidak aktif. Akhir-akhir ini dia sudah jarang bertemu dengan Seung ho. Seung ho bilang, kalau dia sedang sibuk dan tidak bisa menemui Jiyeon.

            “  Sudah kubilang, kalau dia itu selingkuh.”ujar Siwon tiba-tiba yang melihat raut kegelisahan Jiyeon saat ditaman.

            “ Mwo? Kau ini benar-benar !”

            “ Dengarkan aku, Jiyeon~ah. Aku sama sekali tidak mengarang-ngarang cerita mengenai namjachingumu itu ! aku benar-benar melihatnya!”siwon berusaha untuk meyakinkan Jiyeon.

            “ Bagaimana aku bisa mempercayaimu, jelas-jelas kau tetap bersikeras dengan pertunangan ini !”ujar Jiyeon yang tak mau kalah berdebat.

            “ Mengapa kau selalu berpikir negatif tentang aku ?! apa yang semua aku lakukan ini hanya demi pertunangan ?! anii, Jiyeon~ah. Aku melakukannya, karena aku benar-benar mencintaimu !”ujar Siwon, dan membuat Jiyeon terdiam.

            “ Mian, aku tidak tahu harus menjawab apa.”ujar Jiyeon lalu pergi masuk kedalam rumah dan meninggalkan Siwon sendirian.

            “Aku lebih mencintaimu dibandingkan dia.”ujar Siwon .

-Author pov end

-Jiyeon pov

            Semakin lama aku benar-benar penasaran dengan apa yang dikatakan Siwon. Setelah kupikir-pikir mana mungkin dia bisa berbohong hingga seperti itu. Kuputuskan untuk pergi ke aprtement Seung ho, untuk memeriksa apa yang sedang ia kerjakan.

            Tanpa berpamitan lagi dengan Siwon aku langsung pergi untuk menemui Seung ho. Aku ingin memastikan apa yang ia katakan tentang Seung ho itu salah. Mungkin saja namja yang dia lihat itu bukan Seung ho, melainkan orang lain.

            Dengan menggunakan Bis, aku pergi ke apartement Seung ho. Tepat pukul 2 siang, aku sampai didepan apartementnya. Awalnya aku ragu, lalu dengan mantap aku mengetuk pintu apartementnya. Aku yakin kalau Seung ho itu tidak akan tega mengkhianatiku.

            Setelah beberapa lama aku menunggu, pintu apartement Seung ho terbuka. Dan aku begitu kaget melihat seseorang yang ada didepanku. Seorang yeoja !

            “ Ingin mencari siapa?”tanya yeoja itu dan aku hanya terdiam karena begitu shock.

            “ Siapa, Jagiya ?”tanya seseorang yang kemudian memeluk yeoja yang ada didepanku itu dari belakang kemudian mencium pipinya.

            “ Ya seung ho~ah, malu dilihat orang.”ujar yeoja itu mengelak. Air mataku mengalir melihat dua orang yang ada didepanku. Lalu Seung ho baru menyadari kalau yang datang adalah aku.

            “ Jiyeon..”ujarnya dengan raut wajah yang benar-benar terkejut. Aku berlari meninggalkan mereka. Air mataku mengalir dengan begitu deras. Seung ho terus-terusan memanggilku dan mengejarku. Hingga akhirnya dia berhasil meraih tanganku membuat langkahku terhenti.

            “ Jiyeon~ah, dengarkan aku dulu !”

            “ Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu !”aku membentaknya sambil menepis tangannya yang memegang tanganku.

            “ Mianhae Jiyeon~ah, jeongmal mianhaeyo..”

            “ Diam kau ! Aku tak butuh penjelasanmu itu ! “dia memegang bahuku dan menahan badanku ketika aku berusaha untuk memberontak.

            “ Aku mencintaimu Jiyeon~ah, dari dulu hingga sekarang. Tapi disatu sisi aku juga mencintainya.”

            “ Hentikan ! jangan diteruskan lagi ! aku tak mau mendengarnya !”ujarku menunduk sedih.

            “ Mungkin ini karma bagiku karena telah menyakitimu.”

            “ Menyakitiku?”tanyanya tidak mengerti..

            “ Sebenarnya sebelum kau kembali ke Korea, aku sudah bertunangan dengan Siwon. Sebenarnya dia sama sekali tidak ada gangguan dalam bersosialisasi. Perusahaan appa bangkrut, dan aku bisa menolongnya jika aku menikah dengan seorang putra dari sahabat appa yang akan membantu perusahaan appaku. “ujarku disela-sela tangisku.

            “ Awalnya aku sama sekali tidak ingin menyetujuinya, tapi appa benar-benar perlu bantuanku itu, dan akhirnya aku menyetujui perjodohan itu. dan sebagai permulaan, kami hanya melangsungkan pertunangan terlebih dahulu.”aku melanjutkan.

            “ Ini adalah hukuman untukku, Seung ho ~ah.. Mianhae..”ujarku lalu berjalan meninggalkannya dengan air mata yang terus mengalir.

tbc.. penasaran dengan kisah selanjutnya??? ditunggu ya part berikutnya🙂 jangan lupa di KOMEN yaaaa

20 thoughts on “Lies/part 4

  1. OMO~ OMO~ d’satu sisi aku gk bisa bayangin gmna Siwon sma Ji Yeon d’sisi lain aku sebel sama Seung Ho jdi hrus pilih yg mna ini U,U yg mna aja yg pnting Ji Yeon wkwkwkwk😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s