chapter · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

my life/part 4

Author: Shafira Yesung’Elf

Kategori: Chapter,  PG 15

Genre: Romance, Sad

Cast: Park Jiyeon

            Choi Minho

            Park Sang Hyun/ Thunder

                *SILENT READERS, Jangan MENDEKAT !*

 

-Jiyeon pov

            Aku terbangun dari tidurku ketika Hpku bergetar. Aku berusaha meraih hpku yang masih ada dikantung celanaku. Dengan samar-samar aku melihat nama Dara eonni yang tertera dilayar hpku. Aku segera mengangkatnya.

            “ Yoboseyo.”jawabku.

            “ Ah, Jiyeon~ah, ini aku Dara.”ujar Dara eonni.

            “ Ne, waeyo eonni?”

            “ Anio, aku hanya ingin menelponmu saja. Bagaimana kabarmu?”tanyanya.

            “ Sangat tidak baik, eon.”jawabku, murung.

            “ Mwo? Apakah Sang Hyun mengerjaimu?”

            “ Anio, kami baik-baik saja, eon.”jawabku.

            “ Jeongmal? Apakah dia sekarang sudah menerima kehadiranmu?”

            “ Ne, awalnya dia masih tidak menerimaku, bahkan terus-terusan mencari masalah padaku, tapi akhir-akhir ini dia berkelakuan baik. Dan itu cukup membuatku terkejut melihat perubahan sikapnya itu.”jawabku.

            “ Jeongmal? Aish~aku jadi tidak sabar untuk bertemu dongsaengku itu. gomawo Jiyeon~ah..”

            “ Anio, eonni. Aku belum melakukan semuanya kok. Masih harus merubah beberapa sifatnya lagi.”

            “ Yasudah kalau begitu. Oh ia, sebelumnya aku minta maaf karena belum bisa mengunjungi kalian. Jadwal manggung 2ne1 benar-benar padat sekali. dan aku ingin kalian berdua datang di acara mubank besok ! aku akan memberikan tiketnya melalui Thunder !”ujarnya bersemangat.

            “ K.. Kami berdua?”tanyaku kaget.

            “ Ne, aku ingin kalian menyaksikan aksi kami dengan lagu terbaru kami. “

            “ Jika Thunder datang, aku juga pasti datang eon. Tenang saja.”aku berusaha menyenangkan hatinya, padahal aku belum tahu akan menonton atau tidak.

            “ Baiklah, aku tunggu kedatangan kalian ! Mianhaeyo Jiyeon~ah, kita tidak bisa mengobrol terlalu lama lagi, aku harus segera kembali. Mianhae..”

            “ Ne, gwenchana onnie.. Hwaiting onnie !”

            “ Ne, gomawo.”ujarnya lalu menutup telponnya.

            Aku melihat ke seiktar, yang ternyata bukan di kamarku. Melainkan diruang keluarga. Aku baru teringat ketika pulang kuliah, aku datang menghampiri Thunder, dan menangis dibahunya, dan ternyata aku malah ketiduran ! “Aigoo~memalukan sekali kau, Park Jiyeon !”umpatku.

            “ Kau sudah bangun ?”tanya Thunder yang tiba-tiba datang dan membuatku kaget. Lalu aku memposisikan tubuhku untuk duduk, dan kemudian Thunder sudah duduk disampingku.

            “ Ne.”jawabku, dengan wajah yang sedikit menunduk malu.

            “ Apa kau besok ada acara?”tanyanya, lalu aku mendongak dan kemudian menatap kearahnya.

            “ Anii, wae?”tanyaku.

            “ Dara noona memberikan 2 tiket mubank. Yang satu untuk aku dan yang satu lagi untuk kau. Aku tidak bermaksud untuk mengajakmu pergi, tapi yah noona yang menyuruhku untuk pergi bersamamu.”ujarnya dengan sedikit malu mengatakannya.

            Lalu aku berpikir sejenak. “ Ah, baiklah. Aku akan pergi !”jawabku bersemangat. Aku akui aku memang ingin sekali menonton konser, apalagi 2ne1. Benar-benar sudah tidak sabar untuk menunggu besok.

            “ kalau begitu, besok kita akan berangkat jam 7 ! jadi jangan membuatku menunggu terlalu lama !”

            “ Menunggu?”tanyaku tidak mengerti. Lalu dia mendekatkan wajahnya kewajahku.

Deg

 mengapa jantungku berdegup seperti ini? Wajahku  juga terasa panas sekali.

“ Dasar, babo.”ia meledekku, lalu berjalan meninggalkanku dengan wajah yang begitu puas karena sudah mengataiku.

            “ Kurang aja kau,  Thunder !”

-Jiyeon pov end

-Thunder pov

            Aku menunggu Jiyeon untuk pergi bersama ke acara Mubank. Setelah cukup lama menunggunya, akhirnya dia keluar juga dari kamarnya. Malam ini dia terlihat ‘neomu yeppeo’ sekali. aku terus-terusan memperhatikannya selama perjalanan . dan dia sepertinya menyadari itu.

            “ Apa aku terlihat aneh malam ini?”tanyanya, sambil menunduk malu.

            “ Anii.”jawabku.

            “ Jeongmal? Tapi mengapa kau melihat kearahku terus? Aku kira ada yang salah dengan baju yang kupakai.”ujarnya sambil memperhatikan baju yang ia kenakan dari atas hingga bawah.

            “ Neomu yeppeo.”ujarku, dan membuat dia terkejut.

            “ Mwo? Yeppeo?”dia tertawa meledek.

            “ Ya ! aku bilang kau yeppeo, tapi mengapa kau malah mentertawaiku seperti itu?”ujarku marah sambil memberhentikan langkahku.

            “ Anii, aku bukannya mentertawaimu. Tapi ingatkah kau waktu pertama kali aku datang?”

            “ Kau bilang aku ‘buruk rupa’ dan sekarang kau bilang aku ‘yeppeo’ . aigoo~ Park sang hyun, kau benar-benar tidak konsisten sekali dengan apa yang kau katakan.”

            “ Ya ! Aku mengatakannya karena kita baru bertemu waktu itu, lagi pula memang kenyataan kalau kau buruk rupa .”

            “ Mwo? Aish~kau benar-benar tidak sopan sekali !”ujarnya marah sambil jalan meninggalkanku.  dan aku berusaha untuk mengejarnya.

            Setelah sampai, aku dan Jiyeon langsung pergi menuju ke backstage. Kami melihat beberapa artis yang akan tampil di Mubank hari ini. Ada 2pm, Super Junior, miss A, dan salah satunya 2ne1.

            “ Aigoo~ wooyoung oppa benar-benar tampan sekali.”ujar Jiyeon sambil memandang kearah salah satu anggota 2pm yang sedang sibuk merapikan bajunya.

            “ Ya ! Jangan bersikap memalukan seperti itu ! kajja, kita cari Dara noona !”aku menggandeng tangannya agar tidak terpisah dari kerumunan orang-orang. Dan akhirnya kami melihat Dara noona beserta 3 temannya yang sedang make up.

            “ Dara noona !”panggilku, lalu dia menoleh kearahku dan Jiyeon.

            “ Omoo~ cheondung~ah.”ujarnya sambil memelukku.

            “ Ya ! jangan memanggil nama kecilku disini, noona! Memalukan sekali.”ujarku malu, dara noona hanya tertawa melihat tingkahku itu, begitu juga dengan Jiyeon. Lalu aku melepaskan pelukanku , dan kini jiyeon dan noona yang berpelukan.

            “ Bogoshipoyo, eonni.”ujar Jiyeon.

            “ Nado, Jiyeon~ah. Kau tambah cantik sekali, Jiyeon.”

            “ Eonni juga , neomu-neomu yeppeo .”ujar Jiyeon sambil terkekeh.

            “ Kapan kalian tampil?”tanyaku pada Dara noona.

            “ Sebentar lagi. Urutan kelima setelah Miss A. “jawabnya.

            “ Baiklah, kalau begitu kami mencari tempat duduk dulu. Kau bersiap-siaplah.”

            “ Ne, tapi setelah acara selesai, kalian jangan langsung pulang. Temui aku lagi, otteh ?”

            “ Aish~baiklah !”

            Penampilan pertama dibuka oleh 2pm. Jiyeon berteriak-teriak dengan begitu heboh dan membuat kupingku sedikit sakit mendengar teriakannya itu.

            “ Wooyoung oppa !” teriak Jiyeon.

            “ Ya! Hentikan teriakanmu itu ! kupingku sakit!”aku memarahinya, dan dia mendengus kesal kearahku.

            “ Kau itu tidak pernah nonton konser ya ?!  yang namanya nonton konser harus teriak-teriak !”ia mengajariku, dan aku hanya tertawa mendengarnya.

            “ kalau begitu giliranku sekarang !”ujarku dan membuat dia bingung dengan maksudku. Sekarang giliran Miss A yang tampil, mereka menyanyikan lagu Bad girl good girl.

            “ Suzy noona !” aku berteriak-teriak . Dan tiba-tiba Jiyeon memukul kepalaku.

Buk

            “ Ya ! Appo !”aku merintih kesakitan.

            “ Lebih baik, kita berteriaknya nanti ketika 2ne1 tampil !”dia menyarankan, dan setelah kupikir-pikir benar juga dengan idenya itu.

            “ baiklah ! tapi kau tidak perlu memukulku seperti itu.”

            “ Mian, cheondung~ah.”aku membelalakan mataku mendengar dia memanggilku dengan sebutan itu. dia hanya tertawa melihat reaksiku itu.

            “  Awas kau, Jiyeon~ah..”aku mengancamnya.

            Kini saatnya 2ne1 tampil. Aku dan Jiyeon sepakat untuk berteriak –teriak memanggil nama dara noona. Dara noona terlihat yeppeo sekali dengan pakaian yang ia kenakan itu.

            “ Omoo~yeppeo.”ujar Jiyeon terkagum-kagum memandangi Dara noona.

            “ Ya ! kau bilang akan berteriak-teriak memanggil nama noona, tapi kau malah melongo seperti itu.”

            “ Ah mian, kajja. Hana dul set…”dia memberi aba-aba.

            “ Dara noona !”aku berteriak, begitu juga dengan Jiyeon “Dara eonni” dan kami sama-sama tertawa melihat tingkah kami berdua.

-Thunder pov end

-Jiyeon pov

            Setelah menonton mubank dan berpamitan dengan Dara eonni, kami berdua langsung pulang kerumah.

            “ Kenapa kau tidak mengijinkanku untuk membawa mobil saja sih?”tanyanya yang sudah terlihat lelah sekali ketika kami sudah berada didalam bis.

            “ Kau harus belajar hidup sederhana, Thunder ~ah.”aku menasehatinya.

            “ Tapi aku benar-benar capek sekali jika harus naik bis seperti ini!”di mengomel.

            “ Sudahlah, pejamkan matamu. Jika sudah sampai, aku akan membangunkanmu.”lalu dia menurutiku, dan kemudian tertidur. Aku memiringkan kepalanya kebahuku sebagai tempat senderan. Aku memandangi wajahnya yang sangat tenang saat tertidur itu.

-Jiyeon pov end

-Minho pov

            Beberapa hari ini aku benar-benar merasa kehilangan dengan sesosok Jiyeon. Aku akui sikapku keterlaluan padanya. Tidak seharusnya aku membentaknya dan mengusirnya. Aku rasa dia pasti sudah marah sekali denganku, bahkan ketika aku masuk kedalam kelasnya, dia tidak pernah memandang kearahku.

            Aku memutuskan untuk bertemunya setelah dia selesai kuliah. Aku melihat dia sedang berjalan menuju kekantin, dan aku segera menghampirinya.

            “ Jiyeon.”panggilku.

            “ Seonsaengnim..”ujarnya yang begitu terkejut melihatku.

            “ Bisakah kita bicara?”tanyaku.

            “ Joneun..”dia ragu-ragu.

            “ Jangan harap !”ujar seorang namja tiba-tiba, dan namja itu adalah Thunder.

            “ Thunder~ah..”ujar Jiyeon.

            “ Kau sudah bersikap buruk padanya dan sekarang kau ingin berbicara padanya, tak akan kubiarkan ! Kajja !”ia menarik Jiyeon dengan paksa dan meninggalkanku yang masih menatap kepergian Jiyeon.

-Minho pov end

-Jiyeon pov

            Ketika setelah selesai kuliah, aku memutuskan untuk pergi kekantin karena perutku terasa lapar sekali . namun langkahku terhenti ketika Minho saem memanggilku. Aku begitu terkejut melihatnya.

            “ Jiyeon.”panggilnya.

            “ Seongsaengnim..”ujarku kaget.

            “ Bisakah kita bicara?”tanyanya.

            “ Joneun..”aku bingung harus menjawab apa, tapi tiba-tiba seseorang memegang tanganku.

            “ Jangan harap !”bentak Thunder, tiba-tiba.

            “ Thunder~ah..”aku terkejut melihatnya yang sekarang sudah ada disampingku.

            “ Kau sudah bersikap buruk padanya dan sekarang kau ingin berbicara padanya, tak akan kubiarkan ! Kajja!” dia menarik tanganku dan membawaku pergi dari sana. Aku berusaha melepaskan cengkramannya, tapi terlalu sulit.

            “ Ya ! lepaskan aku !”tapi dia tidak menghiraukanku, dan malah menyuruhku masuk kedalam mobilnya. Sepanjang perjalanan aku terus-terusan memintanya untuk menurunkan ku, tapi dia tetap tidak mau.

            “ Kau benar-benar keterlaluan sekali, Thunder~ah ! Dia adalah saem mu, sangat tidak pantas kau membentaknya seperti itu !”

            “ Aku membentaknya juga karena demimu ! Aku tidak suka dia membentakmu hanya karena sebuah foto !”

            “ Ara.. ara.. tapi itu juga karena salahku. “

            “ Kau kelewatan sekali ! Aku sudah membelamu, dan sekarang kau malah membela namja itu ! inikah balasan yang harusnya kudapatkan darimu?!”dia terlihat marah sekali. dan aku hanya terdiam. Ketika sampai dirumah, dia langsung masuk kedalam duluan.

            “ Thunder ~ah.. mian..”ujarku sambil berusaha mengejarnya. Namun ketika kami masuk kedalam ruang tamu, aku begitu kaget melihat seorang yeoja yang sedang duduk. Dan senyumnya mengembang ketika melihat Thunder.

            “cheondung~ah..” panggilnya sambil memeluk Thunder.

            “ Joo, mengapa kau ada disini?”tanya Thunder, lalu yeoja itu melepaskan pelukannya. Aku hanya bisa memandangi mereka dengan tatapan bingung.

            “ Ne, ahjusii Park menyuruhku untuk tinggal disini, lagipula eomma dan appa mengijinkanku. Tidakkah kau kangen denganku?”lalu yeoja itu menatap kearahku.

            “ Nuguya?”tanyanya kepadaku.

            “ Ah..joneun..”

            “ Dia pelayan istimewanya Dara noona.”jawab Thunder buru-buru.

            “ Pelayan istimewa?”tanya yeoja yang bernama Joo itu.

            “ Dia bekerja disini, sebagai gantinya Dara noona akan membayar biaya kuliahnya, yah intinya mendapatkan keistimewaan dibanding pelayan yang biasa.”Thunder menjelaskan, aku hanya diam mendengar perkataannya itu. jelas-jelas dia berbohong. Yah walaupun tak sepenuhnya berbohong.

            “ Jeongmal? Aish~ hebat sekali dia.”aku hanya tersenyum getir.

            “ Siapa namamu?”tanyanya lagi.

            “ Park Jiyeon imnida.”jawabku dengan nada yang lebih sopan.

            “ Jiyeon? Ah baiklah, joneun Joo imnida.”dia menjawab.

            “ Aku adalah tunangannya Thunder.”dia melanjutkan lagi, dan membuatku kaget mendengar kata ‘tunangan’.

            “ Tunangan?”ulangku berusaha memastikan.

            “ Ne, aku adalah tunangannya.”dan seketika tubuhku menjadi lemas mendengarnya. Ada apa ini? Mengapa aku menjadi sedih mengetahui kala Thunder sudah punya tunangan? Bukankah aku menyukai Minho saem? Anioo, aku tidak mungkin menyukai Thunder !

-Jiyeon pov end

Tbc.. bagaimana kisah Jiyeon selanjutnya ?? dan Siapakah Joo sebenarnya? Jawabannya ada di part berikutnya yaaa ^^ jangan lupa di KOMEN yaa, jangan jadi SIDERS..

22 thoughts on “my life/part 4

  1. cek 1 2 3 4 5 6 7 ,, ehem ehem …

    WHAT ???!! Tunangan y Thunder ???!!! opPa ,, kau tga skLi menghianati cinta q yg tuLus ni pdmu !!!! padahal dsni q sLlu setia …. kau jahat sekaLi …😥 *nangis ala sinetron indonesia yg alay mampus* kau thu ?? dsni q slLu setia pdmu . wLawpun bnyak cwo” ganteng yg ska ma q ,, q slLu toLak mrka smua . *d mimpi maksud y* q tahan drku untuk tak meLirik cwo” ganteng ,, ea wLaupun kadang ska g tahan kLo g “cuci mta” .. *pLeettaakk* tu smua q lakukan hanya ntuk u . tp pa yg q dapat ,, sebuah penghianatan drmu ???!!! u bnar” tga pdku . . . kLo tw gni crta y mending q seLingkuh z … nyesel q tolak mrka =(

    penonton : prok prok prok prok ,,, acting y kren bgt .. Feel y dpet . *pLetaakk / reader y mLai gLa*
    q :makasih ,, kLo gtu q mo kut jdi pramugari z dech *Jdderr / kga nyambung !!!* *abaikan*

    bot author cpet d Lnjut ea ,, sebelum q makin gila … ^^

  2. wah kyknya jiyeon suka sma thunder nih…
    tapi lbih cocok sma minho…:(

    Joo?
    syapa itu???
    yg duet sama leeteuk suju itu ya?? >>#sok tau –”

    #reader banyak omong…

    lanjut thor…..:)
    nice ff…….:)

  3. woaaaaaaaaaaa TELAT ckckckck…. hiksss aku telat bacanya…. hikssss…..😦 mian😦

    aku sukaaaaaaaaaaaa bgt,,,,, part Minho dikit bgt yaahhh kekeke…..

    Cheondung~aa baik bgt kekeke… Jiyeon~aa kamu mau pilih siapa Minho or Thunder???? kata aku sihh dua2nya ja #MARUK kekeke,…. aku suka dua2 nya kekeke….

    lnjut yaahhh eon🙂

    1. belum telat-telat banget kok saeng🙂
      iyah emang sengaja aku pendekin, karena biar si jiyeon itu lama-lama jadi suka sama thunder :3 hihi
      ia saeng, mending dua2 nya ajah, kan samasama ganteng😀

  4. annyeong aq reader baru🙂
    duh tumben ada cast nya Joo hehe,,
    aq jadi bingung nih antara couple jiyeon-minho atau jiyeon-thunder ya di cerita ini?
    wah tergantung author aja deh hehe😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s