chapter · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

My life/ part 5

 

Author: Shafira Yesung’Elf

Kategori: Chapter

Genre: Romance, Sad

Cast:  Park Jiyeon

Choi Minho

Park Sang Hyun/ Thunder

 

-Jiyeon pov
            Semenjak kedatangan Joo, bisa dibilang semuanya jadi kacau bagiku ! Dimana Thunder berada, pasti ada Joo disana! Dan itu cukup membuatku risih melihatnya ! Apakah aku cemburu? Anii, sama sekali tidak. Bisa dibilang aku hanyaaa… yah risih. Risih bukan berarti kalau aku cemburu kan?
            Pagi-pagi sekali Thunder sudah bangun, dan dia berjalan kearahku yang sedang menyiapkan sarapan untuknya dan juga Joo. Aku tidak melihat Joo, aku rasa dia masih tidur.
            “ Kau masih marah padaku karena kejadian kemarin?”tanyanya, lalu duduk untuk sarapan.
            “ anii.”jawabku datar.
            “ Bahkan kau bilang tidak marah tapi dari kemarin kau tidak mengajakku berbi cara sama sekali ?”
            “ Ya! Sudah jelas-jelas ada Joo disampingmu, untuk apa aku mengajakmu berbicara?!”jawabku, dengan agak sedikit emosi.
            “ Apa kau cemburu?”aku membelalakan mataku .
            “ Ya! Sejak kapan aku cemburu? Aku sama sekali tidak peduli dengan urusan kalian berdua..”
            “ Benarkah?”
            “cheondung~ah selamat pagi..”belum sempat aku menjawab, Joo sudah datang menghampiri kami. Buru-buru aku langsung duduk di kursiku dan menikmati sarapanku tanpa memandang kearah mereka.
            “ Kita sarapan apa ini?”tanya Joo yang memandang roti buatanku dengan pandangan yang menghina.
            “ Roti selai.”jawabku dengan santainya.
            “ Ya ! apa-apaan ini! Masa aku harus memakan roti saja untuk sarapan?”
            “ Diamlah Joo, dan makan sarapanmu.”ujar Thunder datar.
            “ Tapi, benar-benar tidak adil sekali, kau dibuatkan sarapan yang enak, dan aku hanya dikasih roti ! Ya! Jiyeon-ssi ! apa-apaan ini?!”dia membentakku.
            “ Mian, tapi aku bekerja disini bukan untuk melayanimu. Jika kau ingin sarapan, maka buatlah sendiri. Aku berangkat duluan.”aku segera pergi meninggalkan mereka, terutama Joo yang sudah sangat kesal sekali.
            “ Sudahlah, lebih baik habiskan sarapanmu. Aku tak ingin telat kuliah.”ujar Thunder ketika aku akan keluar rumah.
 
-Jiyeon pov end
 
-Thunder pov
            Aku benar-benar sedikit bingung dengan sikap Jiyeon setelah Joo datang. Dia menghindariku, dan tak mau berbicara denganku. jika dipikir-pikir apakah dia masih marah karena aku bersikap tidak sopan dengan Minho saem? Tapi bukankah Jiyeon lebih menunjukan kalo dia sedang cemburu?
            “cheondung~ah.. kenapa dari tadi kau diam saja?”tanya Joo ketika kami berada didalam mobil menuju ke kampus.
            “ Mmh.. entahlah. Aku sedang tidak ingin berbicara.”jawabku, asal-asalan. Bisa dibilang aku sama sekali tidak setuju untuk tunangan dengan Joo. Ketika dia pindah ke Amerika aku sangat senang mendengarnya, dan aku sangat berharap agar pertunangan kami tidak jadi. Dan tanpa aku harapkan dia datang kembali , dan mengaku sebagai tunanganku! Aku tidak mencintainya, dan tidak bisa mencintainya sampai kapan pun.
            “ Kedua orang tuamu ingin kita cepat-cepat tunangan.”ujar Joo membuyarkan lamunanku.
            “ Mwo ?! aish~ aku tidak bisa. “
            “ Wae? Kenapa kau tidak bisa?”
            “ Aku tidak mencintaimu Joo, kau sudah ku anggap sebagai dongsaengku sendiri. Bagaimana bisa aku bertunangan denganmu?”
            “ Tapi oppa, aku mencintaimu. Aku akan menunggumu hingga kau bisa mencintaiku!”aku hanya diam, tidak mampu untuk menjawabnya.
 
-Thunder pov end
 
-Author pov
            Jiyeon sedang berjalan menuju kedalam kampusnya, dan tiba-tiba seseorang memanggilnya. Seseorang itu adalah Minho.
            “ Jiyeon !”panggil Minho.
            “ M..Minho saem?”ujar Jiyeon yang begitu kaget.
            “ Bisakah kita bicara disana?”tanya Minho sambil menunjuk kearah taman.
            “ Baiklah.”jawab Jiyeon. Akhirnya mereka berdua berjalan menuju ke taman.
            “ Ada apa saem?”tanya Jiyeon yang mulai berbicara.
            “ Aku benar-benar minta maaf atas kejadian waktu itu. aku tahu aku terlalu berlebihan saat itu.”dia menunduk menyesal.
            “ Gwenchana saem, mungkin jika aku diposisimu saat itu aku juga akan melakukan hal yang sama.”
            “ Anii Jiyeon, aku yang terlalu berlebihan. Aku benar-benar melakukan hal yang sangat salah.”
            “ Jangan merasa bersalah seperti itu, Saem.. jika aku boleh tahu, siapa yeoja yang ada difoto itu?”
            “ Dia.. adalah Krystal, yeojachinguku..”
 
-Author pov end
 
-Jiyeon pov
            “ Dia..adalah Krystal,yeojachinguku..”jawabnya
            “ Yeojachingu? Lalu dia kemana sekarang?”
            “ Dia sudah meninggal.”ada raut kesedian yang terlihat saat Minho saem mengatakan itu. aku benar-benar merasa bersalah telah membuatnya kembali mengingat sesuatu hal yang menyedihkan untuknya.
            “ Mianhae saem, aku tak bermaksud untuk membuatmu kembali mengingatnya.”
            “ Gwenchana Jiyeon, itu sudah lama sekali, dan yah aku sudah melupakan kejadian menyedihkan itu.”
            “ Aku yakin dia pasti hidup bahagia diatas sana..”ujarku sambil memandangi langit yang begitu indah sekali hari ini.
            “ Ya, semoga saja..”
            “ Jiyeon!”panggil seorang namja. Dan ketika aku menoleh aku melihat Thunder sudah ada dibelakangku. Dan dia bersama Joo, untuk kesekian kalinya !
            “ Ikut aku !”dengan cepat Thunder langsung menarik tanganku. Joo berusaha untuk mengikuti Thunder.
            “ Joo, aku ada urusan dengannya! Lebih baik kau duluan saja.”
            “Tapi aku..”
            “ Lakukan apa yang aku suruh!”bentak Thunder, dan Joo menuruti kata-katanya. Lalu Thunder kembali menarik tanganku dan membawaku tempat yang agak sepi.
            “ Lepaskan aku !”aku berusaha memberontak.
            “ Neomu appo..”rintihku. lalu Thunder menghentikan langkahnya dan melepaskan cengkaramannya.
            “  Sudah kubilang..”belum sempat dia bicara sepenuhnya aku langsung memotongnya.
            “ Damn!!”bentakku.
            “ Kau benar-benar egois! Aku kira kau sudah berubah, dan ternyata kau masih sama seperti Thunder yang seperti dulu !”
            “ Aku hanya tidak ingin dia akan menyakitimu!”
            “ Tapi sadarkah kalau kau yang sekarang menyakitiku Thunder? Kau menarikku dengan kasar, bukankah itu namanya menyakitiku?”
            “ Jiyeon..aku hanya..”
            “ Aku tak ingin mendengar apapun lagi..Mianhae..”aku berjalan meninggalkannya, namun dia menahanku.
            “ Ada apa denganmu? Mengapa kau menghindariku?katakan apa yang terjadi denganmu!”
            “ Wae? Kau tak suka aku seperti ini ?!”aku membentaknya.
            “ Ne! aku tak suka !”dan dia membalas membentakku.
            “ Lihatlah sikapmu itu ! Kau menjadi kasar semenjak bergaul dengan guru bajingan itu !”ujarnya lagi, dan membuat aku menjadi benar-benar emosi dengan perkataannya.
            “ Bajingan? YA! Park sang hyun! Jelas-jelas kau yang bajingan ! walaupun dia pernah bersikap kasar padaku, tapi dia masih memiliki sopan santun ! Tidak seperti kau !”aku kembali membentaknya dan kemudian pergi meninggalkannya. Air mataku menetes. Aku benar-benar sakit mendengar semua kata-katanya itu. aku kira dia sudah berubah, tapi ternyata dia masih sama seperti Thunder yang dulu , Thunder yang egois dan tidak ada sopan santun sama sekali.
            “ Jiyeon~ah..”panggil seseorang, dan membuyarkan lamunanku ketika berada didalam kelas.
            “ Ji eun~ah, waeyo?”
            “ Kelas nya Minho saem sudah selesai, kau melamun terus dari tadi. Gwenchana?”aku mengangguk dan kemudian melihat kesekitar. Ternyata benar, kelasnya sudah bubar dan Minho saem sudah tidak ada lagi didalam ruangan ini. Aigoo~benar-benar deh, ini semua gara-gara Thunder! Jika saja dia tidak membuatku kesal, aku tidak mungkin bad mood hari ini!
            “ Ya! Kau melamun lagi?”tanya Ji eun yang sedikit khawatir.
            “ Anii, mianhae.. aku hanya sedang berpikir, Ji eun~ah. Kajja, kita pulang.”lalu kami berdua sama-sama berjalan keluar kelas. Ketika kami sedang berjalan menuruni tangga, aku berpapasan dengan Thunder yang sedang jalan bersama Joo. Dengan mesra, lengan Joo bergelayutan (?) di lengannya Thunder.
Deg
Wae?
Mengapa hati ini merasa sakit sekali?
            “ Apa kau lihat-lihat ?!”bentak Joo, yang menyadari kalau aku sedang menatap mereka berdua. Buru-buru aku langsung membuang muka, dan pura-pura tidak melihat mereka.
 
-Jiyeon pov end
 
-Minho pov
            Aku menunggu Jiyeon tepat didepan kampus. Sepanjang pelajaranku, dia sama sekali tidak memperhatikan. Pikirannya kosong entah kemana. Sebenarnya apa yang sedang ia pikirkan? Apa karena namja itu?
            “ Jiyeon..”aku memanggilnya ketika dia sedang berjalan bersama Ji eun..
            “ Saem..”ujarJiyeon.
            “ Aku duluan ya, Jiyeon. Annyeong Jiyeon, annyeong Minho saem..”ujar Ji eun berpamitan kepada aku dan Jiyeon.
            “ Ada apa, saem?”tanyanya, setelah Ji eun pergi.
            “ Harusnya aku yang bertanya padamu, ada apa denganmu? Aku lihat saat pelajaranku tadi, sepertinya kau sama sekali tidak memperhatikan.”
            “ Mianhae seonsaengnim.. jeongmal mianhaeyo. Aku janji tidak akan seperti itu lagi..”ujarnya memelas, aku tertawa melihatnya.
            “ Aish~ aku tidak mempermasalahkan masalah itu, Jiyeon. Tapi apa kau baik-baik saja? Apa kau bertengkar dengan Thunder gara-gara aku?”
            “ Anii, kami baik-baik saja seonsaengnim. Kalaupun kami bertengkar, itu juga bukan karena kau, Minho saem. Aku dan dia memang sering bertengkar, tenang saja.”dia tersenyum. Aku tahu dia berbohong, aku bisa melihat dia tidak berani menatap ku ketika mengatakan itu semua. Dan senyuman yang nampak dari bibirnya bukan senyuman yang menunjukan kalau dia baik-baik saja.
            “ Baiklah, aku mengerti. “ujarku.
            “ Jiyeon~ah..”panggilku.
            “ Ne, saem?”dia menatapku, menunggu apa yang akan aku katakan.
            “ Apa kau suka es krim?”
 
-Minho pov end
 
-Jiyeon pov
            Aku pergi bersama dengan Minho saem untuk makan es krim. Dia membelikanku sebuah es krim strawberry yang begitu lezat. Kami duduk disebuah taman kota dan sambil menikmati es krim kami masing-masing.
            “ Apa kau suka?”tanya Minho saem.
            “ Ne, aku suka sekali. Gomawo, Minho saem.. “jawabku dengan begitu senangnya.
            “ Kalau begitu, cerialah kembali. “
            “ Mwo?”tanyaku,tidak mengerti.
            “ Jangan bersedih lagi, aku tahu kalau kau sekarang sedang sedih, Jiyeon~ah..”
            “ Sedih? Anio, saem. Aku baik-baik saja, hanya sedang bad mood saja.”aku berbohong, walaupun tak sepenuhnya.
            “ Bad mood? Apa gara-gara namja itu?”
            “ Thunder?”tanyaku.
            “ Ne, namja itu.”
            “ Entahlah, saem. Molla..”aku berhenti sejenak.
            “ Sikapnya benar-benar membuatku bingung. Aku kira dia sudah berubah, ternyata sifat buruknya benar-benar masih ada dan tidak berubah sama sekali.”
            “ Apa kau mencintainya?”
            “ Mwo? Mencintainya? Andwae! Aku tidak akan bisa mencintai seseorang yang begitu egois seperti dia!”
            “ Dan tidak akan pernah !”aku menambahi.
            “ Kalau begitu, apa kau bisa mencintaiku, Jiyeon~ah?”aku membelalakan mataku, begitu kaget mendengarnya.
 
-Jiyeon pov end
 
 
Tbc.. penasaran dengan cerita berikutnya? Jawabannya ada di part 6 yaa ^^. Jangan lupa komen, dan di Like kalau suka dengan ff nya.. DONT be a SIDERS !Gomawo😀

37 thoughts on “My life/ part 5

  1. woaaa lagi seru-serunya….. tiba2 s;TBC dateng huufftt…..😦

    makin seru eon🙂
    Minho nembak Jiyeon kekeke…. d’terima gk yahhh????

    aku maunya d’terima tpi ksihan Thunder….
    klo gk d’terima ksihan Minho duhh bingung…

    lanjut yahh eon, HWAITING!!!!

    1. iya saeng, biar bikin penasaran reader..hihi
      ne saeng, bukan kamu aja yang bingung, aku selaku author juga bingung.haha
      yah, kita tunggu saja siapa yang akan dipilih jiyeon..
      gomawo saeng udah komen, keep waiting ya ^^

  2. wa seru oenni..
    aku pengen tau kelanjutannya nihh..
    oenni jiyeon bakal nerima monho oppa gak ya..
    hihihihi…
    kalo nerima thunder gimana donk??

    waaaa…
    tapi… aku pengennya jiyeon oenni jadian sama thunder oppa…
    pasti lucu deh… kekekke

  3. wahhh eonni kok TBC nya pas d tempat ekstrim sih ?? :p
    itu ceritanya abang minho lagi nyatain cinta ya ?
    wkwkwk

    buruan next partnya ya eonn…:)

  4. yeng terenteng…
    thunder oppa kembali ke wujud (?) nya,,,
    seru chingu… gak sabar banget baca part berikutnya… hwaiting ^^

  5. Wah…..eonnie kpn nieh d’lnjutien ff’x, q suka bnget ama nie ff,……
    Jgn lama2 ya eonnie nglnjutien ff’x…..
    Gak sbr nieh nunggu’in crta slnjut’x…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s