chapter · familly · fanfiction · Lirik Lagu · PG 16 · Romance · Sad

I love you but i can’t / part 2

Author : Shafira yesung’elf (shafira surya)
Kategori : Chapter, PG 16
Genre : Romance , sad.
Cast : Park jiyeon
Choi Minho
Krystal Jung
Yoo seung ho
Credit by : YeonNiaART

Annyeong all^^

Mianhae, pasti udah nunggu lama yah? Heheh

Langsung ajadeh, Happy Reading

-Jiyeon pov

“ Hyorin~ah, ini anakku, Park Jiyeon..”ujar Appa memperkenalkanku kepada yeoja yang bernama Hyorin itu.

“ Annyeong, Jiyeon~ssi..”sapanya. aku memperhatikannya sejenak, kemudian membalas senyumnya itu. Yeoja itu, neomu yeppeo. Appa benar-benar pintar sekali dalam memliih yeoja.

“ dan ini adalah putrinya.”appa menambahi sambil memegang pundak yeoja yang dimaksudkan appa. Betapa terkejutnya aku melihat yeoja yang ada didepanku itu. bukankah dia…yeoja yang…..

“ Dia adalah Krystal sunbae…”batinku, dan tetap tenang.

“…Jung Krystal.”ujar appa menambahi. “ dan Krystal, dia adalah anakku, park Jiyeon..”ujar appa lagi sambil menunjuk kearahku. Yeoja yang bernama krystal itu tersenyum kearahku. Yeoja yang duduk disebelah Minho sunbae, dan yeoja yang memergokiku sedang memperhatikan Minho sunbae! Aigoo~, naega ottokeh?

“ Jeball, Semoga saja dia tak ingat denganku..”batinku.

“ Kalian kan sama-sama bersekolah di SMA Shinwa, apa pernah saling bertemu?”tanya appa. Omo~, bagaimana jika dia mengingatku?

“ Ne, kami pernah bertemu, Ahjussi Park.”jawabnya dengan begitu sopan, dan benar saja ! dia masih mengingatku!

“ Matilah aku….”umpatku dalam hati.

“ Ya kan, Jiyeon?”tanya Krystal sunbae sambil tersenyum dengan begitu manis. Aku hanya bisa mengangguk pasrah menanggapi pertanyaannya itu.

“ Syukurlah, aku lega melihat mereka begitu akrab. Bagaimana menurutmu, Hyorin~ah?”

“ Nado, jagiya…”jawab Hyorin kepada appa.

Setelah makan malam selesai, appa dan ahjumma Hyorin sedang sibuk mengobrol diruang tamu. Mereka tampak serasi sekali. dan malam ini, aku bisa melihat dari mata appa, kalau dia benar-benar bahagia ada ahjumma Hyorin disampingnya.

“ Jiyeon~ssi..”panggil Krystal sunbae yang berhasil membuyarkan lamunanku.

“ Ne, sunbae?”tanyaku.

“ Bisa kita mengobrol sebentar?”tanyanya. Lalu aku mengangguk setuju. Kemudian aku mengajaknya pergi ketaman belakang untuk mengobrol bersama.

“ Jadi, kamu kelas 1 apa?”tanyanya yang membuka awal obrolan kami.

“ Aku kelas 1.2 , sunbae..”jawabku, agak sedikit canggung.

“ Jangan bersikap formal seperti itu, Jiyeon~ssi.. panggil eonni saja. “ujarnya sambil tersenyum begitu ramah, Sangat berbeda dengan sunbae-sunbae lain yang ada disekolah.

“ Ne, eonni.”jawabku, walaupun agak sedikit aneh memanggilnya ‘eonni’.

“ Jiyeon~ssi, boleh aku bertanya sesuatu?”

“ Tentu saja, selama aku bisa menjawabnya, eonni.”jawabku. aku melihat kearahnya, bermaksud menunggu apa yang akan ia tanyakan.

“ Apa kau setuju jika appamu bersama dengan eomma ku?”aku sedikit tertegun mendengar pertanyaannya. Aku diam sejenak sebelum akhirnya menjawab pertanyaannya .

“ Asalkan appa bahagia, aku sudah cukup senang.”jawabku. “ Lalu bagaimana dengan eonni?”kini giliranku yang bertanya.

“ Waktu pertama kali aku bertemu dengannya, aku sudah merasakan kehangatan seorang appa. Dan aku merasa begitu nyaman dengannya. Aku sangat berharap kalau dia akan menjadi appaku. “lagi-lagi dia tersenyum kepadaku. Tapi aku bisa merasakan senyum yang tulus dari nya.

“ Jiyeon~ssi..”ia memanggilku lagi.

“ Ne?”

“Jika nanti kita menjadi satu keluarga…”dia berbicara.” Semoga kita menjadi saudara yang akur ya.”

-Jiyeon pov end

*Keesokan harinya*

-Author pov

Gara-gara acara dinner kemarin malam, membuat Jiyeon menjadi terus-terusan memikirkan apa yang dikatakan oleh Krystal. Dia tidak bisa membayangkan, bagaimana nantinya kalau mereka akan menjadi satu keluarga, dan tentunya mereka akan menjalani kehidupan bersama.

“ Waeyo, umm?”tanya Seung ho yang melihat Jiyeon sedang berjalan kearahnya namun dengan wajah yang begitu lesu dan tidak bersemangat.

“ Anio, gwenchana.”jawab Jiyeon berbohong , lalu dia segera naik keatas motor Seung ho.

“ Kita tidak akan berangkat , sebelum kau cerita padaku. Aku tahu kalau kau sedang berbohong. Kita sudah berteman lama Jiyeon, aku tahu semua kepribadianmu, aku tahu semua makanan kesukaanmu, dan bahkan aku tahu pembalut yang kau pakai dari sejak kau Smp ( hahaha, maafkan author T.T) .”

“ Y..Ya! arasso arasso, aku akan menceritakannya dikelas saja. Kita akan terlambat Seung ho~ah, dan tolong, jangan membuatku malu mengenai masalah pembalut.”

“ Baiklah, aku tidak akan mengungkit masalah pembalut itu lagi. Kajja, kita berangkaaaaat !”

*Sesampainya disekolah*

“ Seung ho~ah, aku ingin ke toilet dulu. Kau duluan saja kekelasnya.”ujar Jiyeon pada Seung ho saat mereka sedang dalam setengah perjalanan menuju kekelas mereka.

“Ppali. Kau masih harus bercerita dulu padaku. Arasso?”Seung ho mengingatkan.

“ Tidak bisakah kau menjadi namja pendiam, huh?”ujar Jiyeon yang kini sudah kesal dengan sikap chingu nya itu.

Lalu Jiyeon segera berjalan menuju ke toilet. Tiba-tiba saat dijalan, seseorang menabrak nya dari belakang. Dan dengan spontan Jiyeon langsung menoleh kebelakang untuk melihat seseorang yang telah menabraknya itu.

“ Mianhae, aku buru-buru jadi tidak melihat kalau ada orang. “ujar namja yang telah menabrak Jiyeon. Dan namja itu adalah Minho .

“ Gwenchana? apa kau terluka?”tanya Minho yang sedikit bingung melihat Jiyeon yang hanya bengong, dan tidak merespon sama sekali.

“ A..ah gwenchana sunbaenim.”jawab Jiyeon yang sekarang menjadi salting. Lalu buru-buru Jiyeon segera pergi meninggalkan Minho dan berjalan menuju toilet.

“ Bukankah dia yeoja yang waktu itu?”tanya Minho pada dirinya sendiri, dan sambil mengingat-ingat kejadian waktu itu.

Setelah dari kamar mandi, Jiyeon segera kembali kekelas, dan segera menceritakan kejadian semalam kepada Seung ho.

“ Jadi kau murung hari ini karena kau memikirkan kata-kata Krystal sunbae, huh?”

“ Yah begitulah. “jawab Jiyeon.

“ Bukankah kau seharusnya bahagia kalau kau punya eomma baru dan eonni baru?”

“ Tapi aku tidak siap, Seung ho~ah.”jawab Jiyeon dengan tampang memelas.

“ Kau tidak siap apa? Kan yang menikah appamu, bukan kau. “ujar Seung ho sambil cengengesan.

“ aku serius Seung ho~ah. Jangan sampai aku benar-benar marah denganmu hari ini.”ancam Jiyeon kepada Seung ho.

“ Mian, mian. Kali ini aku serius. Yakso. Kajja, lanjutkan ceritamu.”

“ Aku takut kalau ada mereka, appa tidak akan menyayangiku lagi.”

“ Jangan berpikiran seperti itu. bagaimanapun kau adalah anaknya. Dia tidak akan mungkin melakukan itu padamu. Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja, Jiyeon~ah. Aku akan selalu membantumu.”

“ gomawo Seung ho~ah. Setelah mendengar kata-katamu tadi, perasaanku menjadi sedikit lebih tenang.”ujar Jiyeon.

“ Aku rasa Hyorin ahjumma, dan Krystal sunbae adalah orang yang baik, jiyeon.”

“ Aku rasa juga begitu. ”

-Author pov end

-Jiyeon pov

Aku benar-benar tidak menyangka kalau aku dan Minho sunbae akan bertabrakan seperti tadi siang. Tapi bodohnya aku, mengapa aku harus salting didepannya. Benar-benar memalukan sekali! Mulai dari pertemuan pertama kami, hingga sekarang, aku selalu terlihat bodoh didepannya.

Tok tok tok. seseorang mengetuk pintu kamarku.

“ Nugu?”tanyaku.

“ Jiyeon~ah, ini appa. Bolehkah appa masuk?”

“ Ne appa, masuk saja.”jawabku , lalu appa masuk kedalam kamarku dan duduk diatas tempat tidurku sambil berhadapan denganku yang duduk di depan meja belajarku.

“ Wae geurae appa?”aku bertanya pada appa.

“ Anio, appa hanya ingin mengobrol denganmu.”jawab appa.

“ Mengobrol?”

“ Ne, bagaimana sekolahmu? Apakah ada masalah?”

“ Sekolahku baik-baik saja appa. Tenang saja, anakmu ini tidak akan membuat masalah kok.”jawabku.

“ Syukurlah, kalau begitu. Appa bangga sekali denganmu, Jiyeon~ah. Sejujurnya appa takut sekali kau akan menjadi anak yang nakal karena tidak ada eomma disisimu. Appa benar-benar takut kalau appa gagal mendidikmu. Ternyata itu semua hanya rasa takut appa yang berlebihan saja. “aku benar-benar terkejut mendengar apa yang appa katakan barusan. Aku sama sekali tidak tahu kalau appa begitu takut kalau aku akan menjadi anak nakal seperti yang ia katakan tadi.

“Appa, aku tidak akan mungkin seperti itu. walau eomma tidak ada disamping kita, tapi aku masih punya appa. Dan aku tidak akan pernah mengecewakanmu, appa. “kini rasanya air mataku ingin menetes karena begitu terharu, tapi untuk saat ini aku harus menahannya. Aku ingin terlihat kuat didepan appa, dan aku bukan Jiyeon yang lemah karena tidak ada eomma.

“ Sebenarnya appa sudah lama merencanakan hal ini, tapi appa ingin meminta persetujuanmu dulu. “

“ Rencana ? apa?”

“ Sebenarnya appa ingin sekali menikahi Hyorin.”jawab appa sambil malu-malu.

“ Mwo? Menikah?”ujarku yang begitu terkejut. Sebenarnya hal yang seharusnya aku tidak kaget mendengarnya, tapi karena aku sedikit ragu, makanya aku menjadi begitu kaget.

“ Apa kau tidak setuju Jiyeon?”tanya appa yang sedikit bingung melihat reaksiku.

“ Anii appa, bukan itu maksudku. Tapi bukankah kalian masih terlalu awal untuk menikah?”

“ Tapi umur kami sudah tua Jiyeon, dan aku rasa Hyorin adalah yeoja yang pas . Apa kau tidak setuju jika appa menikahi Hyorin? Katakan yang sejujurnya Jiyeon, biar appa tau keinginanmu yang sebenarnya.”

“ Aku bukannya tidak setuju appa, tapi aku takut. Aku takut kalau kau nanti menikah, aku akan kehilangan kasih sayangmu karena rasa sayang untukku terbagi untuk orang lain juga. Aku tahu aku egois appa, tapi aku benar-benar takut kehilangannmu. Aku takut kau akan berubah.”

“ Aigoo~, jadi karena itukah kau tidak setuju?”

“ Aku bukannya tidak setuju appa, aku hanya takut.”ujarku yang membenarkan perkataannya itu.

“ Baiklah, appa mengerti maksudmu itu. Dengarkan appa baik-baik Jiyeon. Sampai kapan pun kau adalah anak appa, dan sampai kapan pun aku akan selalu menyayangimu. Walaupun appa menikah dengan Hyorin, dan Krystal akan menjadi anak appa juga, rasa sayang appa terhadapmu tidak akan pernah berubah Jiyeon. Begitu juga dengan rasa sayang appa terhadap eommamu. Walaupun eommamu sudah tidak ada bersama kita lagi, tapi appa masih tetap menyayanginya, dan rasa sayang appa tidak akan pernah berhenti.”

lagi-lagi aku begitu terharu setiap mendengar apa yang appa katakan. Dia benar-benar seorang appa yang sangat pengertian. Dan aku begitu bahagia memilikinya.

“ Baiklah, aku setuju kalau appa menikahi Hyorin ahjumma. Aku rasa kalian memang sangat serasi, appa.”

“ Jeongmal? Benar-benar setuju?”

“ Ne appa. Kelak aku akan memiliki eomma lagi. Aigoo~ senangnya..”ujarku

sambil memeluk appa, lalu kami pun sama-sama tertawa bahagia

I minggu berlalu , dan appa memutuskan untuk menikahi Hyorin ahjumma pada minggu ini. Memang terlalu cepat dan terkesan buru-buru, tapi appa bilang semakin cepat menikah, maka semakin bagus. Dan aku hanya bisa pasrah menuruti kemauannya itu.

Saat istirahat makan siang tiba, aku dan Seung ho segera menuju kantin untuk makan siang bersama. Aku melihat Krystal eonni sedang makan bersama teman-teman dekatnya, dan begitu juga dengan Minho sunbae.

Aku dan Seung ho memutuskan untuk makan di kantin yang bersebelahan dengan mereka. saat sedang menunggu pesanan, Krystal eonni melihat kearahku dan memanggilku.

“ Jiyeon~ah..”panggilnya, dan seketika teman-temannya langsung melihat kearahku begitu juga dengan Minho sunbae. Aku hanya bisa tersenyum, dan tetap bersikap santai, karena terlalu banyak sunbaenim disini. Dan lagi-lagi mataku selalu bertemu dengan Minho sunbae.

“ Wae geurae?”tanyanya, yang melihat sikapku agak aneh.

“ Anii, mataku kelilipan.”jawabku, asal.

“ Siapa namja itu? “tanya Seung ho, dan membuatku bingung dengan pertanyaan itu.

“ Namja ? mana?”

“ Yang duduk disebelah eonnimu itu, dia terus melihat kesini.”

“ Mwo ? jeongmal?”tanyaku dengan begitu antusias, lalu dengan perlahan aku segera menoleh untuk memastikan, dan saat aku melihat kearah Minho sunbae, dia sama sekali tidak menoleh kearahku, dan dia sedang asyik mengobrol bersama Krystal eonni.

“ Neo~, geotjimal.”aku memaki Seung ho.

“ YA! Yang aku katakan tadi benar, dia memang melihat kearah sini terus! Bukankah dia itu Minho, tapi mengapa dia melihat kearahmu terus?”

“ Mollayo.”jawabku dengan sok tidak mau tahu, padahal aku begitu berharap kalau dia benar-benar melihatku. Tapi tunggu, Jieun bilang kalau dia menyukai Krystal eonni. Ah berarti itu tandanya, aku harus segera melupakannya!! Tapi bagaimana mungkin aku baru menyukainya, dan sekarang aku harus berhenti menyukainya. Ah benar saja, lebih baik lupakan namja itu, sebelum aku semakin tergila-gila padanya!

-Jiyeon pov end

-Minho pov

Seperti biasa aku dan teman-temanku makan siang bersama dikantin. Dan seperti biasa aku selalu duduk disamping Krystal. Sudah 1 tahun lamanya selalu berlangsung seperti ini, aku dan Krystal hanya seorang teman. Dan sudah 1 tahun lamanya seluruh siswa sekolah ini tahu, kalau aku begitu tergila-gila dengannya , dan yah bisa dibilang aku ditolak olehnya. Dan tapi aku masih tetap disampingnya sebagai seorang teman.

Tapi kali ini ada seseorang yeoja yang berhasil membuat aku mengalihkan perhatianku mengenai Krystal. Yeoja yang begitu sederhana dan biasa saja, tapi selalu berhasil membuatku selalu memikirkannya. Yang ku ingat nama yeoja itu Jiyeon, dan pertama kali aku bertemu nya saat di lapangan basket. Dan pertemuan kami begitu simpel, dan tidak ada hal yang istimewa.

Semakin lama aku semakin terus-terusan bertemu dengannya. Aku selalu melihat dia di parkiran dengan bersama seorang namja. Aku tahu terkadang yeoja itu sering memperhatikanku, dan membuat aku terkadang memperhatikannya juga saat bertemu dengannya. Dan yang lebih parah, aku malah menabrak yeoja itu. dan dengan lugu nya, dia malah bengong menatapku. Entah apa karena dia begitu terkejut melihat seorang sunbae menabraknya, dan meminta maaf padanya. Tapi yang jelas, yeoja itu benar-benar berbeda.

“ Kau sedang melamunkan apa?”kini suara Krystal membuyarkan lamunanku tentang Jiyeon.

“ Aniio, pesananmu sudah datang?”aku berusaha mengalihkan pertanyaannya tadi

“ Sudah. Kau pesan apa?”

“ Entahlah, aku bosan dengan makanan disini. Kau makanlah duluan.”ujarku. tiba-tiba aku melihat Krystal menoleh ke kantin sebelah. Aku melihat Jiyeon sedang ada disana, dan dia bersama namja yang selalu bersama nya itu.

“ Jiyeon~ah.”ujar Krystal memanggil calon adik tiri nya itu. dan Jiyeon hanya tersenyum pada krystal, dan kembali mengobrol bersama namja yang ada disebelahnya. Aku sedikit risih melihat kedekatan mereka. dan yah, aku sedikit penasaran dengan hubungan mereka berdua itu.

Aku terus-terusan menatap Jiyeon, dan aku baru sadar kalau namja yang ada disebelahnya itu menyadari kalau aku sedang memperhatikan Jiyeon. Dan seperti nya dia sedang memberitahu Jiyeon, dan dengan cepat aku langsung mengalihkan perhatianku dan mengajak Krystal mengobrol.

“ Apa kau tahu kalau SHINee sedang debut dijepang?” dan bodohnya aku, aku malah membicarakan hal yang tidak penting seperti ini.

“ Mwo ? SHINee? Anio. Kenapa denganmu? Aneh sekali tiba-tiba kau bicara tentang mereka.”ujar Krystal yang sedikit menyadari keanehan ku itu.

“ Anio, tiba-tiba hanya teringat dengan mereka.”jawabku dengan asal.

“ Jiyeon~ah, kau benar-benar sudah membuat ku gila sekarang.”ujarku dalam hati.

-Minho pov end

Tbc… bagaimana kelanjutan kisah Jiyeon dan Minho selanjutnya? Apakah Minho akan memutuskan untuk jadian dengan Jiyeon kelak? Jawabannya ada di part berikutnyaaa^^ . jangan lupa Rcl yaaa . gomawo😀

7 thoughts on “I love you but i can’t / part 2

  1. hahahahhahaha
    ea jLas minho oppa ngmongin SHINEE Lacchhh ,, scra minho oppa sLah stu member y ….
    hehehehe
    moga z bener kalo mereka akn jdi keluarga yg baikkk ….

    Lanjuuuuuuttt ,,,

  2. maaf bru bsa cment..
    soalny aq reader bru..
    oh ea part ny blum ad lnjutan ugha..
    pdhal crtany seru buuuangeeet..
    lnjutin dong thor pleasee #nangissambildipelukminho..
    hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s