chapter · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

Lies / part 2

(Ini FF lama tapi saya post ulang karena file nya hilang )

Author: Shafira Yesung’Elf/ shafira surya

Ide cerita : Shafira & Asma Afifah

Kategori: Chapter,  PG 15

Genre: Romance, Sad

Cast: Jiyeon T-ara as Park Jiyeon

Yoo seung ho as Yoo seung ho

            Siwon SuJu as Choi Siwon

 

 

 

 

-Siwon pov

            Park Jiyeon.. sejujurnya dia yeoja yang yepopo. Tapi dia begitu dingin terhadapku. Aku bisa mengerti mengapa dia bersikap seperti ini. Memang sulit untuk menyetujui perjodohan ini, tapi entah mengapa setelah aku bertemu dengannya hari ini aku merasa ada sesuatu perasaan yang sudah lama terpendam. Aku merasa seperti bertemu dengannya sebelumnya, tapi dimana? Setahuku ini adalah awal pertemuan kami.

            “ Mian, ini semua keputusan appaku.”ujarku.

            “Dengar ya, perjodohan ini hanya kuanggap sebagai suatu kebohongan, jadi kau tidak usah repot-repot untuk serius menanggapi perjodohan ini, Siwon-ssi!”dan aku hanya tersenyum mendengar ucapannya itu.

            “ Kita sudah sampai..”ujarku, mengalihkan perhatiannya.

            “ Bukankah kita mau pergi makan? Dan itu rumah siapa?”tanyanya bingung.

            “ Kita akan pergi makan, appa mengundangmu untuk makan malam dirumah.”

            “ Ya!! Mengapa kau tidak bilang dari tadi kalau kita akan kerumahmu?!”

            “ Kan kau tidak bertanya kepadaku.”jawabku tanpa merasa bersalah.

            “ Aish~ dasar namja gila!”umpatnya dan aku hanya tertawa melihat tingkahnya itu.

            “ Tenang saja, aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku, Jiyeon~ssi.”ujarku dalam hati.

-Siwon pov end

Keesokan harinya..

 

 

-Jiyeon p0v

            Makan malam dirumah keluarga Choi berjalan dengan baik. Mereka menyambutku dengan ramah dan aku merasa nyaman sekali dengan perlakuan mereka itu. Belum lagi kemewahan rumah Siwon yang benar-benar membuatku begitu terkesima.

                “ Ahjussi  sangat senang kamu menyetujui perjodohan ini Jiyeon~ssi.”ujar ahjussi  Choi ketika aku sedang berpamitan untuk pulang.

            “ Dan kelak setelah pertunangan, kami sangat berharap agar kamu tinggal dirumah kami.”ia menambahi.

            “ Ti..tinggal disini??”ulangku dengan ekspresi yang begitu kaget.

            “ Ne, jika kamu tinggal disini Siwon akan bisa terus menjagamu dan tentu kamarmu dan siwon akan terpisah. Kamu tenang saja Jiyeon..”jawab ahjussi Choi.

              Kamu mau kan sayang?”kini ahjumma Choi yang membujukku, dan dengan terpaksa aku mengangguk setuju.

            “ Aigoo~aku senang sekali mendengarnya.”ujar ahjumma Choi dengan raut wajah yang begitu berbinar dan kemudian dia memelukku. Lalu setelah dia melepaskan pelukannya aku segera berpamitan.

            “ Ahjussi dan ahjumma Choi, aku pulang dulu ya. Jeongmal kamsahamnida untuk makan malam yang luar biasa ini..”

            “ Ne, hati-hati ya sayaang.”ujar ahjumma Choi.

            “ Kami yang seharusnya berterima kasih karena kamu menerima undangan makan malam kami.dan  Sampaikan salam kami  untuk appa dan eomma mu ya.”kini ahjussi Choi yang berkomentar.

            “ Annyeong ahjussi , ahjumma.”

            “ Appa, eomma, aku pergi dulu.”ujar Siwon. Lalu kami berdua berjalan menuju kedalam mobil Siwon dalam keadaan hening.

-Jiyeon pov end

– Siwon pov

             Gomawo karena kau sudah bersikap baik tadi.”ujarku yang berusaha untuk memulai berbicara.

            “ Kau jangan ke ge-eran dulu ! aku melakukan itu bukan karena demi mu ! tapi karena aku ingin menghargai kedua orang tua mu !”jawabnya. Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya itu.

            “ Benar-benar yeoja yang keras kepala.”ujarku dalam hati.

            “ Yah apapun itu, tapi aku benar-benar berterima kasih sekali. Dan kurasa mereka benar-benar menyukaimu.”

            “ Syukurlah, setidaknya appaku tidak akan memarahiku kelak! Jika mereka tahu apa yang kulakukan, matilah aku !”ujarnya sambil membenamkan wajahnya dengan kedua tangannya dan kemudian dia menghela nafas.

            “ Apa kau begitu menderita karena perjodohan ini?”

            “ Tentu saja ! Umurku masih 21, dan mengapa aku harus dibebankan dengan soal pertunangan!”ujarnya. kini kami sudah berada didepan rumahnya. Aku menghadap kearahnya dan menatapnya.

              Jiyeon~aa, biarkan aku mengenalmu lebih dekat lagi.”ujarku yang memberanikan diri untuk mengatakan itu dan seketika membuat dia terdiam.

-Siwon pov end

– Jiyeon pov

            “ Jiyeon~aa,biarkan aku mengenalmu lebih dekat lagi.”

            Deg.

            Mukaku benar-benar terasa panas. Dan jantungku mengapa berdetak seperti ini? Aigoo~ apa yang harus kulakukan?

            “ Emm, Siwon~ssi, sudah malam, lebih baik aku masuk sekarang. Kamsahamnida untuk malam ini. Annyeong.”ujarku lalu segera masuk kedalam rumah dan meninggalkan Siwon yang masih terdiam.

            Nafasku terengah-engah dan mukaku terasa panas sekali. Ada apa denganku? Apa aku menyukainya? Anii~, aku tidak boleh menyukainya! Aku tidak ingin mengkhianati Seung ho lebih banyak lagi. Sudah cukup aku menyakitinya dengan pertunangan ini.

-jiyeon pov end

1         minggu kemudian.

-Jiyeon  pov

            Hari ini adalah hari pertunanganku dengannya. Pertunangan kami diadakan dirumah Siwon, dan hari ini juga aku akan tinggal dikediaman keluarga choi. Dan itu benar-benar membuat sedikit takut sekaligus deg- deg an.

Aku mengenakan sebuah dress pink dengan sebuah pita dibagian tengah. Dan Siwon mengenakan Jas putih yang sangat pas sekali ditubuhnya dan membuat dia terlihat sangat keren sekali hari ini.

            “ Anii.. aku tidak boleh berkata seperti itu.”ujarku dalam hati sambil menggeleng pelan. Dan tanpa kusadari Siwon menyadari tingkahku itu.

            “ gwenchana?”tanya Siwon.

            “ Umm, ne.”jawabku.

            “ Kajja, ikut aku.”ajakknya sambil menggenggam tangan kananku.

            Kami sampai disebuah taman. Dan disekeliling kami di hiasi dengan lampu-lampu yang terdapat pada pohon. Dan juga bunga-bunga yang begitu indah sekali. Aku begitu terkesima sekali melihatnya.

            “ Yepopo..”gumamku.

            “ Tapi menurutku kau neomu yepopo dibanding mereka.”ujarnya dan lagi-lagi membuat jantungku menjadi berdegup tidak karuan dan membuat pipiku menjadi panas.

            “ Mengapa kau mengajakku kesini?”tanyaku yang berusaha untuk mengalihkan pembicaraan.

            “ Aku ingin memberikanmu sebuah hadiah.”ujarnya, kemudian aku melihat dia mengeluarkan sebuah kotak persegi yang berwarna merah. Dan dia memberikannya padaku. Lalu aku segera membuka kotak itu.

            “ Kalung?”tanyaku yang begitu kaget dengan apa yang kulihat. Sebuah kalung perak yang berbentuk mahkota .

            “ Ini adalah hadiah pertunangan untukmu.”jawabnya. aku segera menutup kotak itu dan mengembalikannya padanya.

            “ Mian, aku tidak bisa menerima ini.”

            “ Waeyo? Aku khusus membelikan ini untukmu, Jiyeon~aa..”

            “ Tapi aku belum siap untuk menerima ini.. Jeongmal mianhaeyo Siwon~ssi..”ujarku meminta maaf.

            “ Baiklah, tapi ada syaratnya.”ujarnya.

            “ Apa?”tanyaku penasaran.

            “ Tapi kau harus menerima hadiahku yang satu ini.”

            “ Haruskah? Tapi aku harus…”belum sempat aku melanjutkan kata-kataku, dia sudah menempelkan bibirnya yang hangat ke bibirku. Dengan spontan aku langsung mendorong tubuhnya.

            “ Miaan..”ujar Siwon yang merasa bersalah. Rasanya aku ingin menangis karena lagi-lagi aku telah mengkhianati Seung ho, tapi ku urungkan niat itu. Aku tidak bisa menangis disaat kondisi seperti ini.

            “ Aku benar-benar minta maaf karena telah ..”

            “cukup. Jangan meneruskan kata-katamu itu. Sudahlah, anggap saja ini tak pernah terjadi.” Ujarku lalu aku berjalan menuju kedalam .

            Apa yang telah ku lakukan? Bahkan kini aku sudah berciuman dengan namja itu? Omona~ lama-lama aku benar-benar bisa gila jika terus seperti ini !

-Jiyeon pov end

– Author pov

            Pukul 11 malam acara pertunangan selesai. Keluarga Park sudah pulang kerumah mereka. Dan kini Jiyeon ditemani oleh ahjumma choi untuk pergi kekamar barunya. Mereka tiba disebuah kamar dengan pintu yang berwarna putih dengan  sebuah papan yang bertuliskan nama jiyeon. dan didepan kamar itu juga terdapat sebuah kamar lagi , dan Jiyeon tidak tahu itu kamar siapa.

            “ Nah ini dia kamarmu sayang..”ujar ahjumma choi yang kemudian membukakan pintu kamar itu. Sebuah kamar dengan cat berwarna pink dan berdekorasi seperti kamar seorang princess itulah yang kini Jiyeon lihat.

            “ Benar-benar indaaah..”ujar Jiyeon.

            “ Apa kamu suka sayang?”tanya ahjumma choi.

            “ Sangat suka ahjumma.. jeongmal kamsahamnida ahjumma choi..”ujar Jiyeon  sambil memeluk ahjumma choi.

            “ Ne sayang, ahjumma sangat senang jika kau suka kamar ini, oh ya apa kamu tahu siapa yang mendekor kamar ini?”

            “ Nugu?”tanya Jiyeon.

            “ Siwon, dia yang mendekor kamarmu .”jawab ahjumma choi.

            “ jeongmal?”tanya Jiyeon yang tidak percaya.

            “ Ne Jiyeon sayang, Siwon lah yang mendekor semua ini. Omona~ sudah jam 11, lebih baik kamu cepat pergi tidur. Jika ada apa-apa, kamu bisa minta tolong dengan Siwon, kamarnya berada didepan kamarmu ya sayang.. ahjumma kekamar dulu ya. Tidur yang nyenyak sayaang..”ujar ahjumma choi yang kemudian berjalan keluar dari kamar Jiyeon.

            “ Benarkah dia yang melakukannya? Aish~ sudahlah lebih baik aku cuci muka dulu.”ujar Jiyeon yang beranjak dari kamarnya dan berjalan menuju kekamar mandi yang berada tidak jauh dari kamarnya. Ketika Jiyeon keluar dari kamarnya, dia melihat Siwon yang baru keluar dari kamar mandi. Mata mereka bertatapan, dan buru-buru Jiyeon mengalihkan pandangan matanya. Namun disaat Siwon akan masuk kekamarnya, Jiyeon menghentikan langkahnya itu.           

            “ Siwon~ssi.”panggil Jiyeon, dan Siwon menoleh .

            “ Gomawo.”ujar Jiyeon.

            “ Untuk?”

            “ Kamarku. Aku sangat suka sekali.”jawab Jiyeon sambil tersenyum tulus. Dan siwon membalas senyuman Jiyeon .

            “ Ne, syukur lah jika kau suka. Selamat malam, Jiyeon~aa.”

            “ Selamat malam, Siwon~ssi.”lalu Siwon masuk kedalam kamarnya dan Jiyeon masuk kedalam kamar mandi.

-Author pov end

Tbc.. bagaimanakah kelanjutan kisah Jiyeon? Tunggu part 3 nya yaaa ^^.. please, jangan jadi SILENT READERS yaaa.. aku tunggu komen dari kalian. Dan jangan lupa di like kalo kalian suka ceritanya J

 

4 thoughts on “Lies / part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s