action · fanfiction · PG 16 · Romance · Sad

You & I / part 1

 

 

 

Author    : Shafira surya

Kategori  : Chapter, PG 15

Genre         : Romance , sad, action

Cast      :    Park Jiyeon

Kevin Woo

 

Annyeong haseyo readers tercinta ^^

Kali ini saya akan memberikan sebuah FF baru saya untuk kalian.Tapi ada yang berbeda dengan castnya kali ini.

Kali ini castnya bukan Minho, Seung ho, atau pun Thunder. Kali ini saya ingin membuat sesuatu yang baru untuk ff saya. Berhubung saya lagi tergila-gila sekali dengan kevin Ukiss karena gosipnya dia dengan Jiyeon eonni, makanya saya putuskan untuk menjadikan dia cast di FF kali ini. Dan FF kali ini terinspirasi dari mv cry-cry.

 

Oke deh, kita mulai aja.

Hana, dul , set .. Happy Reading ^^

Jangan lupa rcl nya yaaa

 

 

 

 

~Flashback ~

-7 juni 1997, @ kediaman keluarga Park.

Hari ini adalah hari ulang tahun Jiyeon yang ke 5 . Mr. Park dan Mrs. Park sedang merayakan ulang tahun anaknya  dengan makan malam bersama .

“ Saengil chukahamnida.. saengil chukahamnida.. saranghaneun uri Jiyeon.. saengil chukahamnida..”ujar Mr park dan Mrs Park yang menyanyikan lagu ulang tahun untuk putrinya itu. lalu setelah selesai menyanyikan, Jiyeon segera meniup lilin yang berbentuk angka 5 yang berada diatas kue ulang tahunnya yang begitu cantik .

“ Hana… dul … Set..” tepat pada hitungan ketiga, Jiyeon segera meniup lilin tersebut, dan berbarengan dengan suara tembakan yang begitu keras yang berasal dari luar.

 

 

DOR!!  * anggap aja suara tembakan, ya .*dan disusul dengan beberapa tembakan lagi.

 

DOR!!

 

 

Dan tiba-tiba saja segerombolan orang masuk kedalam rumah keluarga Park . kondisi rumah langsung menjadi kacau. Mereka takut, sekaligus bingung untuk berbuat apa. Mrs. Park segera memeluk Jiyeon dengan erat, berusaha untuk melindungi putrinya itu.

“ Sudah lama kita tidak berjumpa,  Junsu~ssi (Jiyeon appa ).”ujar salah satu namja , yang sepertinya pemimpin dari beberapa orang itu. dia tersenyum kearah Mr Park.

“ Mau apa kau ?”tanya Mr Park dengan begitu dingin, dan berusaha untuk tetap tenang.

“ Eomma, aku takut…”bisik Jiyeon pelan ditelinga Mrs. Park. Gadis kecil itu benar-benar ketakutan sekali sekarang, dan Mrs Park semakin memeluk erat Jiyeon.

“ Gwenchana Jiyeon, kami akan melindungimu..”ujar Mrs. Park , meyakinkan putrinya itu.

 

“ Apa kau lupa, dengan perjanjian kita,  huh!!”bentak namja itu sambil menendang sebuah meja kayu yang berada didekatnya itu. diatas meja itu terdapat boneka beruang hadiah ulang tahun dari kedua orang tua  Jiyeon, dan karena namja itu , boneka beruang itu terjatuh kelantai.

“ Kau mengkhianati perjanjian kita, Park Junsu !!”lanjut namja itu sambil menatap Mr. Park dengan penuh amarah.

Melihat hadiah ulang tahunnya itu terjatuh, Jiyeon segera berlari untuk mengambil . berlari tanpa memikirkan keselamatannya..

“ Jiyeon~ah !” teriak Mr dan Mrs Park bersamaan , membuat suasana menjadi kacau balau. Dan disaat itu juga Mr Park berusaha untuk menolong Jiyeon. Namun langkahnya terhenti ketika Mrs Park telah mendahuluinya untuk menolong Jiyeon. Dan pada saat itu juga..

 

DOR!!!

 

 

Suara tembakan kini terdengar begitu keras dan dekat sekali. Salah satu namja yang berada dibelakang sana menembak Mrs Park dan tepat mengenai kepala yeoja paruh baya itu. seketika yeoja itu langsung jatuh terlentang dilantai, dan darah segar mulai mengalir dari kepalanya itu. Melihat eomma nya yang tertembak, Jiyeon segera berlari kearahnya eomma nya. Sedangkan Mr Park, tubuhnya langsung lemas seketika melihat istrinya yang kini sudah tergeletak dan penuh dengan darah.

 

“ Eomma!!” teriak Jiyeon, sambil  menggenggam tangan Mrs Park. Sementara itu, beberapa namja itu mulai kebingungan dan segera meninggalkan rumah keluarga Park.

 

 

 

~Flashback end~

 

 

-Jiyeon pov

Mimpi buruk itu lagi-lagi kembali menghantuiku. sudah 12 tahun berlalu, tapi kejadian itu masih sering datang didalam mimpiku. Membuatku sedih jika kembali mengingatnya.

Hari ini adalah hari pertamaku kembali sekolah di Korea. Sejak kejadian 12 tahun yang lalu itu, aku dan appa pindah ke Los Angeles untuk menghindari namja-namja yang mengejar appa waktu itu.

Aku bukan Park Jiyeon seperti 5 tahun yang lalu. Aku bukan gadis kecil yang bisa nya hanya merengek dan menangis jika keinginannya tidak terkabul. Aku bertekad untuk membalas dendam kepada namja-namja itu kelak. Tidak akan kubiarkan namja –namja itu hidup tentram, mereka sudah membunuh eomma, dan mereka akan tahu akibatnya karena perbuatan mereka itu !

 

“ Kau sudah bangun ?”suara appa membuyarkan lamunanku saat di meja makan.  Lalu aku mengangguk sambil menatap kearah piring makanku.

“cepatlah  habiskan makananmu.”ujar appa dengan begitu datarnya. Tanpa memandang kearahku. Aku sudah terbiasa dengan sikapnya yang seperti itu. Kenapa dia bersikap seperti itu ? pasti kalian bertanya-tanya kan !

“ Aku sudah selesai, dan aku akan berangkat sekarang.”ujarku buru-buru untuk pergi. “ Annyeonghi haseyo.”lanjutku lagi untuk berpamitan, lalu aku segera pergi untuk berangkat sekolah. Mr Lee, dia yang akan mengantarku kesekolah, dia  adalah supir pribadi di keluarga kami.

 

Semenjak eomma meninggal, sikap appa benar-benar berubah 180 derajat. Ia tidak pernah memandang kearahku, kalau pun pandangan kami bertemu, dia pasti segera mengalihkan perhatiannya ke hal yang ada disekitarnya.

Sikapnya begitu dingin dan tegas. Bahkan dia memanggil beberapa orang untuk mengajariku menembak, taekwondo, dan olahraga keras lainnya bagi seorang anak perempuan. Aku tidak bisa menolaknya atau pun membantahnya. Walaupun aku tidak suka dengan hal itu, aku harus tetap menurutinya. Karena didunia ini, aku hanya mempunyai dia .

 

“ Aghassi, kita sudah sampai.”suara Mr. Lee membuyarkan lamunanku, ternyata kami sudah sampai disekolah baruku, Byung Moon high school, salah satu sekolah elit di Korea Selatan.

 

“ Gomawo  Mr. Lee , nanti tidak usah menjemput. Aku akan pulang sendiri.”ujarku , lalu aku segera keluar dari mobil. Dan saat aku keluar dari mobil, beberapa pandangan anak mengarah padaku. Aku merasa sedikit aneh, padahal penampilanku biasa saja, seperti anak-anak lainnya.

“ Omo~, lihat itu ! “ujar seorang yeoja sambil menunjuk kearahku. Aku pura-pura tidak melihatnya, dan terus berjalan.  “ Gaya nya benar-benar keren sekali !! “lanjut yeoja itu, dan aku terus berjalan tanpa menghiraukan mereka semua.

 

Memang gayaku dalam berpenampilan tidak seperti yeoja lainnya yang begitu feminim. Lihat saja rambutku, pendek seperti laki-laki. Dan aku sangat tidak suka berdandan , bisa dibilang aku sangat cuek dan tidak peduli dengan itu semua.

-Jiyeon pov end

 

 

-Kevin pov

 

Ketika aku sampai dikelas pagi ini, kelas begitu gaduh sekali. Tidak seperti biasanya. Dan ternyata, seluruh murid sedang heboh dengan kedatangan murid pindahan dari Los Angeles. Mendengar kata Los Angeles, mengingatkan ku pada Elison kim, my old friend .

Entah apa yang membuat anak baru itu menjadi terkenal mendadak sekarang. Tapi yang aku dengar, dia seorang yeoja yang bergaya ‘cool’. Begitulah yang anak-anak katakan, tapi yah aku tidak peduli dengan itu semua. Paling-paling merekanya saja yang terlalu berlebihan karena anak itu pindahan dari luar negeri .

Pada saat Dae guk saem datang , suasana kelas langsung menjadi sunyi seketika.  Dan pada saat itu juga, ada seseorang dibelakang Dae guk saem  . seorang yeoja berambut pendek ( bayangkan rambut Jiyeon di mv cry-cry  J ). Dia berdiri tepat didepan kelas, dan melihat kearah kami .

“ Anak-anak, kali ini kita kedatangan murid pindahan dari luar negeri. Seonsaengnim harap kalian bisa bersikap baik padanya.”ujar Dae Guk saem. “  Nah, Jiyeon~ssi, silahkan perkenalkan dirimu didepan teman-teman barumu.”lanjutnya lagi.

 

Yeoja itu diam tidak menjawab, lalu segera memposisikan dirinya untuk memperkenalkan dirinya.

 

“ Annyeong haseyo .”sapa yeoja itu sambil membungkukkan badannya . “ Naneun Park Ji Yeon imnida.” ujar yeoja itu. DATAR! Tidak ada sedikit pun senyum ramah dari yeoja itu.

 

“ Nah, Jiyeon, kau bisa duduk disana, bersama Ji eun.”ujar Dae guk saem sambil menunjuk kearah Ji eun yang duduk tepat dibelakangku, dan itu berarti yeoja itu akan duduk tepat dibelakang Jay , teman sebangku ku.

 

“ Ne. “ jawabnya, lalu segera berjalan menuju tempat duduk barunya itu. aku memandanginya, begitu juga dengan anak-anak yang lain.  Tapi dia sama sekali tidak peduli, dan tetap berjalan tanpa menghiraukan itu semua.

 

 

-Kevin pov end

 

 

-Jiyeon pov

Setelah 2 jam pelajaran berlangsung, akhirnya bel istirahat berbunyi. Dae guk saem, guru matematika sekaligus wali kelas ku yang baru sudah berjalan keluar dari kelas. Kelas menjadi ramai dan berisik, belum lagi ditambah dengan 2 orang anak laki-laki yang berkejaran-kejaran didalam kelas, membuat suasana kelas yang semakin ramai saat istirahat.

“ Jiyeon~ssi.”seseorang memanggilku, dia adalah teman sebangku ku yang baru. Aku menatap kearahnya , dan menunggu apa yang akan ia katakan.

 

“ Mau ke kantin ?”ia menawariku dengan penuh senyum yang begitu ramah padaku.

 

“ Anio.” Jawabku , lalu aku kembali sibuk dengan buku matematika yang berada diatas mejaku.

 

“ Jinjjayo ? apa kau tak lapar ?”tanya yeoja itu lagi. Aku diam tidak menjawab pertanyaannya itu.

 

“ Ah~ baiklah, mungkin kau sedang tidak ingin makan..”jawab Jieun yang tetap bersikap ramah, tapi aku sama sekali tidak menghiraukannya.

 

“ Kalau begitu, aku ke kantin dulu.”ujarnya, lalu dia segera bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju kantin.

 

“ Ya~ Park Jiyeon.”lagi-lagi seseorang memanggilku, dan kali ini bukan Jieun yang memanggilku, dan juga bukan seorang yeoja. Melainkan suara namja yang duduk tepat didepan mejaku. Aku melihat kearahnya yang sedang menatap kearahku, begitu juga dengan teman yang disebelahnya itu.

 

“ Apa kau suka berkelahi ?”pertanyaan konyol terlontar dari mulut namja itu, dia sedikit tertawa saat menanyakan pertanyaan itu, tapi tidak dengan namja yang disebelahnya, dia hanya diam sambil melihat kearahku. Aku tidak menjawab, dan kembali melanjutkan pekerjaanku yang tertunda hanya karena sebuah pertanyaan yang sangat konyol bagiku.

 

“ Ya! Aku sedang bertanya denganmu.”ujar namja itu yang sekarang menjadi kesal karena aku tidak menghiraukannya.

 

“ Kau anak baru disini, alangkah baiknya kalau kau bersikap ramah. Jika tidak, kau tidak akan punya teman !”lanjut namja itu. mendengarnya berkata seperti itu, membuatku kesal. Lalu aku menutup buku matematika ku, dan kemudian menatap dingin kearahnya.

 

“ Lalu apa urusanmu jika aku tidak punya teman ?”tanyaku sambil menatap kearah namja itu.

 

“ Urusanku ? “ dia tertawa menyindir. “ Tentu saja itu bukan urusanku, tapi aku hanya..”belum sempat namja itu melanjutkan, teman disebelahnya telah memotong duluan.

 

“ Sudahlah Jay, jangan seperti ini dihari pertamanya.”ujar namja itu kepada namja yang bernama jay itu. “ Sorry, dia engga bermaksud kasar kok. Oh iya, nama ku kevin.”ujar namja itu yang kali ini bicara kepadaku. Dia tersenyum, dan mengulurkan tangannya untuk berjabat denganku.

 

“ Tidak perlu.”jawabku dingin, lalu segera bangkit dari kursiku dan berjalan menuju keluar kelas.

 

-Jiyeon pov end

 

Gimana ceritanya mau dilanjut atau engga ?? aku sedikit ragu buat ngelanjutin atau engga, tapi kalau banyak yang minta lanjut, aku bakal lanjut. Jangan lupa RCL yaa.. ^^

26 thoughts on “You & I / part 1

  1. Lanjut chingu…
    Seruuu…publish next part_ny jngan lama”y…hehe ;>
    o’y lnjuTan ff I love you but I can kok g dtang” y??pdahal q tUnggu bnged lnjtan crta ff nie.,lnjut doNk chIngu,..q tUngGu y..!
    FAIGTHING… B-)

  2. lanjut chinguu..
    ceritanya menarik, dan tokoh jiyeon sangat berbeda jauh dengan karekternya di cerita2 yg lain tapi saya sangat suka. jadi terusin aja🙂

  3. agk aneh ngbayangin jiyeon jd tomboy . . .
    Ksian bnget ma jiyeonx, , appax jd dingin ke dia sejak tragedi tu . . .
    Tpi ceritanya bagus koq . . .

    1. chingu…..😦 ayo cepat dibuatkan lanjutannya lagi
      sudah gak sabar nie pengen baca ceritanya ya chingu…
      plissssss😥

  4. Ayo dong dilanjutin, ceritanya bagus dan menarik. Kan sayang banget ff sebagus ini ga dilanjutin. Jarang-jarang aku baca ff jiyeon jadi cool begini. Lanjutinnya jangan lama-lama ya! Figting!

  5. wih seru nih ceritny palagi jiyeon tomboy banget. aku sellu suka sma jiyeon kalo rambutnya pendek. aku mu nanya part 2 belom di post ya? cepet deh di post!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s